Ekbis

Pasar Ramadan, Upaya Bangkitkan Ekonomi UMKM Maesan Kediri di Tengah Pandemi

Kediri (beritajatim.com) – Dalam rangka meningkatkan ekonomi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19, Forum RT dan RW di Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri menggelar Pasar Ramadhan. Kegiatan ini dipusatkan pada Lapangan Desa Maesan selama satu bulan penuh.

“Maksud dan tujuannya dalam rangka pemulihan ekonomi saat pandemi. Forum RT RW Desa Maesan berinisiatif mengadakan Pasar Ramadan ini yang diikuti oleh seluruh warga Maesan dan sekitarnya,” kata Mustofa Ali, Panitia Pasar Ramadan.

Pasar Ramadan menjadi sektor bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian. Sedikitnya ada 50 pelaku UMKM yang berjualan. Mereka berjajar di tepi lapangan menghadap ke jalan raya.

Pasar yang buka sejak sore hari ini menyediakan aneka kuliner, berbagai produk UMKM lokal Desa Maesan serta kebutuhan ramadhan. Tak heran apabila pasar ini selalu ramai diserbu oleh masyarakat.

“Pasar Ramadan ini memang baru pertama kali diadakan di Desa Maesan. Tetapi ke depan bakal berkesinambungan, setiap bulan Ramadhan,” tegasnya.

Sore hari ini ada yang spesial di Pasar Ramadan Desa Maesan yaitu, kehadiran Muspika Kecamatan Mojo. Mereka menghadiri acara santunan anak yatim di Masjid An Nur, yang terletak tidak jauh dari lokasi Pasar Ramadan.

Agenda santunan dipimpin langsung oleh Camat Mojo Sukemi beserta Wakapolsek Mojo serta dari Koramil Mojo. Sedianya, acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa. Tetapi karena berbarengan dengan agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, akhirnya Mbak Dewi tidak jadi hadir.

“Pertama kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh hadirin yang datang. Bahwa, ibu Wakil Bupati Kediri belum bisa hadir karena agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. Keduanya kami ingin memastikan bahwa Pasar Ramadan yang ada di Desa Maesan ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Camat Mojo Sukemi.

Pihak panitia penyelenggara tidak menafikan bahwa dengan adanya kegiatan itu memang membuat ada keramaian. Pihaknya menekankan bahwa semua tetap patuh sesuai physical distancing. Apa yang dilakukan oleh Forum RT dan RW serta didukung oleh Pemdes Maesan saat ini, tidak lain untuk membangkitkan perekonomian masyarakat ditengah situasi yang serba sulit.

“Kami berusaha memenuhi Prokes yang ada. Menyediakan saran dan prasarana. Contohnya, menyediakan handsanitizer, masker dan tempat cuci tangan,” tutup panitia. [nm/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar