Ekbis

Pasar Mobil Bekas di Jombang Mulai Bergairah, Harga di Bawah Rp 100 Juta Laris

Mobil berbagai jenis berjajar di depan diler Berkah Mahesa Motor Jombang

Jombang (beritajatim.com) – Pasar mobil bekas (mobkas) di Jombang, Jawa Timur, adalah salah satu sektor yang terpukul akibat pandemi Covid-19. Bahkan pada semester pertama 2020, bisnis ini mati suri. Apalagi, saat itu banyak kantor pembiayaan (finance) yang tutup.

Namun kini pasar mobkas mulai menggeliat. Para pelaku bisnis ini pun bisa tersenyum. Dari hari ke hari penjualan menunjukkan trend positif. “Tren penjualan mulai membaik. Sangat beda dengan awal pandemi atau sekitar April 2020,” kata Heru Menying, pemilik diler ‘Berkah Mahesa Motor’ Denanyar Jombang, Senin (12/4/2021).

Heru menjelaskan, sebelum pandemi, penjualan mobkas di Jombang cukup bagus. Dalam satu bulan, diler yang ada di Jl Nurcholish Madjid ini mampu menjual 20 sampai 25 unit. Awal 2020, kondisi tersebut masih normal.

Namun memasuki April 2020, pandemi Covid-19 benar-benar menghantam sektor ini. Penjualan mobil lesu. Bahkan dalam satu bulan tak ada unit yang terjual. Apalagi kantor pembiayaan (finance) juga tutup. “Tapi kami tetap bertahan,” katanya.

Angin segar mulai datang pada November 2020. Secara perlahan, penjualan mobkas mulai meningkat. Kantor pembiayaan juga mulai buka. Tak ayal, dalam satu bulan, Mahesa Berkah Motor mampu menjual hingga 12 unit.

“Orang membeli mobil sebelum pandemi dan sesudah pandemi itu semangatnya berbeda. Kalau dulu orang beli mobil untuk gaya hidup. Tapi kalau sekarang membeli mobil benar-benar untuk kebutuhan,” kata Heru merinci.

Dia juga mengatakan, mobil bekas yang laris di pasaran adalah harga di bawa Rp 100 juta. Terutama mobil kota atau city car. “Yang laris harga Rp 70 hingga Rp 90 juta. Jenisnya city car,” kata Heru menambahkan. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar