Ekbis

Pasar Berjangka Komoditi, Investasi Paling Menjanjikan Ditengah Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi entah sampai kapan akan mereda, tak ada yang tahu. Sejumlah sektor industri pun terdampak karena berbagai pembatasan yang membuat daya beli masyarakat pun menurun drastis. Namun disisi lain ada investasi yang terus bergerak dan justru menunjukkan kemajuan yang pesat ditengah pandemi.

Investasi Pasar Berjangka Komoditi (PBK) malah kini melejit salah satunya disebabkan harga emas dan komoditas perkebunan seperti kopi dan minyak sawit yang justru melejit ditengah pandemi. Emas mencapai kenaikan yang luar biasa tingginya dalam hitungan bulan sejak pandemi datang menghantui. Disaat perekonomian dunia resesi harga emas melambung tinggi bahkan harga emas hingga pencapai puncak tertinggi pekan lalu yakni di USD 2.452 per troy ons dan kini melemah sedikit di pekan ini yakni USD 1.860 per troy ons.

“Kenaikan harga emas ini merupakan catatan paling tinggi sepanjang masa. Saya, memprediksi harga emas akan terus perkasa hingga 2021 mendatang. Kalaupun terkoreksi, koreksinya hanya sedikit, mungkin kisarannya dari USD 1.700 hingga USD 2.000 per troy ons,” beber Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang, saat pembukaan kantor cabang baru PT Equityworld Futures (EWF) di gedung Praxis-Surabaya.

Hal yang lainnya membuat PBK semakin menggiurkan adalah kenaikan komoditas perkebunan yang cukup menggiurkan seperti harga kopi dan kelapa sawit dunia yang juga ikut naik. Seperti yang diketahui Indonesia termasuk salah satu negara eksportir terbesar untuk sawit dan kopi. Tentu saja berinvestasi di sektor ini menjadi lebih menggiurkan.

Hal ini juga yang membuat EWF membuka cabang baru di Surabaya padahal sebelumnya EWF juga sudah memiliki cabang di Trillium Office Jl Pemuda Surabaya. Semakin besarnya nasabah membuat EWF pun melihat Surabaya pasar yang sangat potensial. Terlebih saat ini para grazy rich Surabaya tentunya memikir ulang berinvestasi yang lebih menjanjikan.

“Jatim lebih baik ketimbang daerah lainnya. Rata-rata pertumbuhan ekonomi yang mencapai lima persen per tahun membuat banyak kalangan menengah atas di Jatim yang mulai melek investasi di perdagangan berjangka ini,” beber Pimpinan Cabang EWF Praxis-Surabaya, Allbet Purnama.

Pertumbuhan ekonomi Jatim serta kondisi pandemi yang masih membuat produk PBK masih sangat diminati inilah yang menguatkan EWF untuk membuka cabang ke 2 di Surabaya. Allbet beranalisis jika saat pandemi saja pertumbuhan nasabahnya tetap tinggi, maka diprediksikan dalam 5 tahun kedepan pertumbuhannya akan lebih baik lagi.

“Makanya untuk membuat nasabah semua terlayani dengan baik, kami membuka satu lagi cabang baru di Surabaya ini,” tuturnya.

Perusahaan pialang yang awasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) ini menawarkan kenyaman dalam berinvestasi di bisnis yang beresiko tinggi ini. Salah satunya transparansi informasi serta fluktuasi investasi yang dipilih nasabah, sehingga nasabah akan mampu mengambil keputusan sesuai dengn rekomendasi strategi yang diberikan tim EWF.

“Kami juga menjamin pelayanan informasi seputar berita terkini melalui Care24 dan ini sangat membantu nasabah mengambil keputusan tepat dalam bertransaksi serta konsultasi yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah hingga 24 jam,” tegas Allbet.

Allbet pun yakin ditengah pandemi ini, kecenderung nasabah menahan uang dalam bentuk tabungan itu pasti banyak. Namun melihat potensi keuntungan ini akan membuat masyarakat Jatim akan lebih banyak tertarik mengganti investasi mereka ke PBK.[rea]





Apa Reaksi Anda?

Komentar