Ekbis

Para Wirausaha Muda, Berikan Kiat Berwirausaha Zaman Now di DSC|X

Surabaya (beritajatim.com) – Hari pertama Final Day kompetisi kewirausahaan Diplomat Success Challenge ke-10 tahun 2019 (DSC|X) digelar pada hari ini di De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah. Acara yang digagas oleh Wismilak Foundation ini bakal dihadiri oleh para tokoh yang akan berbagi pengetahuan dan pengalaman di dunia bisnis.

Acara akan dibuka oleh Direktur Utama PT Wismilak Inti Makmur Tbk Ronald Walla, yang juga Dewan Pimpinan Harian, Ketua Bidang UMKM-IKM DPN APINDO. Acara dilanjutkan dengan Panel Roadmap tentang membawa UMKM-IKM sebagai sektor strategis nasional. Panel ini menghadirkan sejumlah pembicara, yakni Ronald Walla, Ahmed Tessario (Coworking Indonesia), Maxim Mulyadi (Indonesia Marketing Association), dan Arief Budiman (Entrepreneur Organization-GSEA).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun ikut berbicara tentang “Sinergi Birokrasi Profesional Pengusaha”. Sejumlah mentor juga berbagi pengetahuan dan pengalamannya, yaitu Michael Tampi dengan tema “Jangan Jadi Pengusaha”, Muhammad Aga tentang “Cerita Manis Kopi Pahit Indonesia”, Dina Dellyana tentang “Ekonomi Kreatif Dimulai Dari Hobi”, dan Pangeran Siahaan tentang “Pengusaha adalah Brand Ambassador”. Hari pertama Final Day DSC|X ini akan dimeriahkan oleh grup musik Soloensis dan band lokal.

Sementara itu, esok harinya, pada 17 November 2019, akan berlangsung hari kedua Final Day DSC|X di lokasi yang sama. Selain masih dihadiri oleh sejumlah figur ternama, acara ini akan semakin menarik dengan adanya pengumuman pemenang DSC|X yang akan mendapatkan hibah modal usaha senilai total Rp 2 miliar, serta penampilan grup musik Sheila on 7.

Dewan Juri DSC|X telah memilih 12 peserta yang akan tampil dalam babak final. Mereka adalah Banopolis, SUNKRISPS, Sweet Sundae Ice Cream, Lingkaran, kylafood.com, Hear Me, Cryptoscope, Astrobike, Apel Celup, Beehive Agriculture, Brownies Chip, dan OKE Garden.

Sebelumnya, 12 peserta tersebut telah mengikuti Incubation Session atau fase pembekalan pengetahuan dan pendalaman materi pada akhir Oktober 2019. Mereka terpilih setelah mengikuti rangkaian seleksi, mulai dari Regional Selection hingga National Selection. Regional Selection telah digelar di Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Jakarta dan Bandung.

Peminatnya cukup tinggi tahun ini, Dewan Komite DSC|X menerima sebanyak 12.500 proposal bisnis rintisan. Dominasi kaum milenial dalam kompetisi kewirausahaan itu begitu kuat, karena sekitar 80% peserta berasal dari rentang umur 20-35 tahun. Sementara itu, daerah asal peserta masih didominasi oleh Pulau Jawa dan Sumatera, dimana porsinya mencapai 90%.

Dari seluruh proposal yang masuk tersebut kemudian dikelompokkan ke dalam tujuh kategori bisnis, yaitu Agrobisnis, Food & Beverage, Kriya &Fashion, Startup Digital, Teknologi Terapan, Services, dan kategori lain-lain.

Ajang DSC|X yang penyelenggaraannya berkolaborasi dengan Coworking Indonesia sebagai strategic partner ini memberikan edukasi, bimbingan dan pendampingan, serta kesempatan untuk berjejaring dan berkolaborasi dengan sesama peserta.

Program DSC|X ini dihasratkan untuk mencetak prestasi wirausaha. Ini merupakan salah satu aksi nyata Wismilak Foundation untuk memajukan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selama ini, sektor UMKM berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap tenaga kerja yang signifikan.[rea/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar