Ekbis

Pandemi, Pedagang Kambing Kurban di Kediri Ikut Terdampak

Kediri (beritajatim.com) – Menjelang Hari Raya Qurban, pedagang kambing mulai menjajakan dagangannya di sejumlah jalan. Sejumlah pedagang mengaku kesulitan untuk menjual dagangannya karena momentum Hari Raya Idul Adha kali ini berbarengan dengan pandemi Covid-19.

Berjualan kambing di tepi jalan memang sudah menjadi tradisi. Salah satunya bisa dilihat di kawasan Desa Bangkok, Kecamatan Gurah. Para pedagang ini memanfaatkan momen perayaan Hari Raya Qurban untuk menjajakan dagangan mereka dijalan dengan berbagai jenis dan ukuran.

Namun akibat adanya pandemi ini, sejumlah pedagang mengaku kesulitan untuk menjual dagangannya. Bahkan mereka terpaksa mengurangi stok.

Seperti yang dialami Supardi, salah satu pedagang. Pada tahun sebelumnya, dirinya dapat menjual 80 ekor kambing. Namun, untuk saat ini, setelah membuka lapak selama 4 hari, baru menjual dua ekor saja.

“Musim Covid-19 berpengaruh terhadap penjualan kambing untuk klqurban. Kami sulit mencari juga memasarkannya,” kata Supardi.

Dengan berkurangnya permintaan kambing qurban, pedagang terpaksa mengurangi stok. Sementara untuk harga jual kambing qurban tersebut bervarasi mulai dari Rp 2,700 juta hingga Rp 4 juta. [nm/kun]






Apa Reaksi Anda?

Komentar