Iklan Banner Sukun
Ekbis

Pandemi Mereda, PTPN XII Operasikan Kembali Obyek Wisata Agro

 

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah sempat menutup sejumlah obyek wisata agro akibat merebaknya pandemi Covid-19 sejak awal 2020, PT Perkebunan Nusantara XII kini segera membuka kembali obyek wisata yang dikelola BUMN tersebut di beberapa kabupaten di Jawa Timur.

Sedikitnya terdapat 15 lokasi wisata agro yang dikelola PTPN XII, sejak pertengahan September lalu. Diantaranya 6 obyek telah menjadi ikon dan diprioritaskan pengembangannya meliputi Obyek Wisata Agro
Wonosari  Malang,  Doesoen Kakao  Banyuwangi. Kafe & Rest Area Gunung
Gumitir Jember, Kalisat Jampit & Blawan, Bondowoso. Kebun Teh Rengganis Jember. Serta Pantai Kampe Situbondo.

Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan PTPN XII Winarto optimistis obyek-obyek wisata agro bakal dipadati pengunjung seiring tren wisatawan yang sangat meminati keindahan alam (back to nature), sementara obyek-obyek wisata yang dikelola PTPN XII rata-rata berupa
kebun berhawa sejuk dengan panorama indah.

Menurut dia, saat ini seluruh obyek wisata agro PTPN XII siap dibuka kembali bagi masyarakat umum, menyusul telah meredanya serangan virus korona yang ditandai membaiknya kondisi wilayah (level 1) di daerah-daerah di Jatim.

“Tentunya pengoperasian kembali obyek wisata agro yang kami kelola tetap mengacu terhadap anjuran pemerintah yakni menerapkan protokol kesehatan, maka kami memperbanyak fasilitas cuci tangan di beberapa titik. Sarana prasarana pun dibenahi dan
dibersihkan,” ujarnya,  Jumat (22/10/2021).

Winarto menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait pembukaan obyek wisata agro yang aman, dimana kapasitas pengunjung dibatasi,
pengecekan suhu tubuh pengunjung, dan ke depan akan disosialisasikan aplikasi PeduliLindungi.

“Intinya, persyaratan yang diberlakukan terhadap pengunjung tidak rumit, agar mereka merasa nyaman dan aman dalam berwisata,” tuturnya.

Keseluruhan obyek wisata agro yang dikelola PTPN XII berada di lingkungan kebun, yang dikembangkan sebagai bentuk optimalisasi aset tanpa mengganggu kegiatan budidaya
tanaman yang diusahakan kebun setempat terdiri dari kopi, karet, teh, kakao. Pengunjung bisa berkeliling kebun dan membawa oleh-oleh berupa produk olahan dari masing-masing
kebun.

Winarto menjelaskan, setiap obyek wisata agro di lingkungan PTPN XII telah dilengkapi cottage dan home stay, kendaraan bermotor maupun sepeda untuk keliling kebun, menu masakan khas daerah dengan melibatkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), camping
ground, kolam air panas, spot selfie/swafoto, dan wahana lainnya lagi.

“Selama ini pengunjung obyek wisata agro sangat bervariasi mulai anak-anak muda, pelajar, keluarga, komunitas, lembaga/instansi, karena obyek-obyek yang berada di lingkungan kebun telah dikenal mengingat pengoperasiannya sudah cukup lama. Selain berwisata,
keperluan mereka juga mengadakan pelatihan, meeting, out bond, camping,” ungkap Winarto.

Rombongan wisatawan mancanegara (wisman), terutama asal Eropa, sebelum
berlangsungnya pandemi Covid-19 juga banyak berdatangan ke obyek Kalisat Jampit & Blawan dan menginap semalam di kebun tersebut yang memiliki bangunan kuno peninggalan Belanda berupa Guest House Anno 1923 dan Rumah Belanda Anno 1918.

Para wisman umumnya mendaki puncak Gunung Ijen untuk melihat blue fire pada dinihari, kemudian melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

PTPN XII sejauh ini menjalin kerja sama dengan biro perjalanan guna memperluas dan meningkatkan jumlah pengunjung, juga berpromosi melalui website dan media sosial serta media massa.[rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar