Ekbis

Pandemi Covid, Penumpang Pesawat ke Pulau Pagerungan Tetap Ramai

Sumenep (beritajatim.com) – Penerbangan perintis rute Bandara Trunojoyo Sumenep – Pulau Pagerungan tetap ramai penumpang. Sejak penerbangan dibuka kembali pekan lalu setelah sempat ‘off’ akibat pandemi Covid-19, penumpang selalu membeludak.

“Sejak pekan lalu, penerbangan perintis ke Pulau Pagerungan sudah dibuka lagi. Tetapi jumlah penumpang dibatasi maksimal tujuh orang dari yang biasanya 10 orang sebelum pandemi Covid-19,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Indra Triyantono, Kamis (18/6/2020).

Ia menjelaskan, setelah mengetahui penerbangan perintis kembali dibuka, masyarakat langsung antusias. Dalam dua kali penerbangan, seluruh kursi penumpang terisi penuh. “Bahkan sampai daftar tunggu untuk penumpangnya. Jadi untuk penerbangan minggu depan, sudah hampir seluruh kursi terisi,” terangnya.

Penerbangan perintis dari Bandara Trunojoyo – Pagerungan dan sebaliknya, dijadwalkan setiap hari Rabu dengan dua kali penerbangan PP. “Animo calon penumpang ini tetap tinggi. seperti masa sebelum pandemi Covid-19. Jadi tidak ada perubahan,” ungkapnya.

Ia memaparkan, setelah penerbangan kembali dibuka, Otoritas Bandara Trunojoyo Sumenep memberlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yakni pengecekan suhu tubuh, wajib mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan membatasi jumlah penumpang pesawat.

“Kemudian setiap penumpang diwajibkan membawa surat keterangan medis (SKM) yang dikeluarkan oleh puskesmas atau rumah sakit. Kalau surat keterangan telah ‘rapid test’ dengan hasil non reaktif itu diberlakukan di penerbangan lintas kabupaten,” paparnya.

Kementerian Perhubungan memprogramkan penerbangan pesawat perintis dengan rute Sumenep – Pagerungan sejak 25 September 2019. Penerbangan tersebut dilayani oleh pesawat jenis Cessna Grand Caravan milik PT ASI Pudjiastuti Avation atau Susi Air. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar