Ekbis

Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pengembang Properti Gresik Lakukan Ekspansi

Dua keluarga milenial sedang mengisi form pembelian rumah dengan harga terjangkau

Gresik (beritajatim.com) – Belum berakhirnya pandemi Covid-19 hingga saat ini menyebabkan semua sektor sangat terdampak. Termasuk di antaranya sektor properti. Namun, hal itu tidak mematahkan semangat pengembang properti asal Gresik untuk melakukan ekspansi di tengah pandemi.

Salah satu pengembang properti yang dimaksud adalah PT Bumi Lingga Pertiwi (BLP). Pengembang properti itu, tahun 2020 kembali membuat kawasan baru seluas 130 hektare. Kawasan yang terletak di Kecamatan Bungah, Gresik tersebut akan dibangun 281 unit rumah tipe 30/60, dan 81 unit tipe 36/72 dengan membidik keluarga milenial.

Manager Marketing PT BLP Properti, Ahmad Zainul Arif mengatakan, kawasan baru yang akan dibangun itu diberi nama Gresik Kota Raya (GKR). Terdiri tiga sektor yaitu sektor utara 15 hektare, sektor timur 15 hektare, dan sektor barat 100 hektare.

“Konsep ini sudah lama disiapkan menyediakan rumah di tengah pandemi Covid-19 dengan harga terjangkau Rp 150,5 juta per unitnya. Bahkan, di hari pertama promosi ke masyarakat 80 persen sudah sold out,” katanya, Senin (14/09/2020).

Diakui Arief, kondisi pandemi Covid-19 yang sudah berjalan 8 bulan menginspirasi perusahannya, bagaimana membangun rumah dengan harga terjangkau. Tapi dengan strategi khusus, rumah yang ditawarkan tetap diminati konsumen.

“Kami mengedepankan strategi pemasaran. Misalnya, untuk rumah tipe 30/60 pembeli ada persyaratannya. Rumah yang ditempati adalah rumah pertama dan harus ditempati. Untuk uang muka (UM) bisa diangsur 12 kali. Sedangkan yang beli dengan cara in house tetapi kami terima tapi dengan tenor satu tahun,” tuturnya.

Keberadaan sektor properti yang masih mumpuni di tengah pandemi Covid juga diamini oleh Konsultan dan Marketing Branding BLP Properti, Eko Sumargo. Menurutnya, dibanding emas, deposito, dan asuransi; sektor properti masih menguntungkan buat investasi.

“Setiap tahun harga properti terus naik meski ada pandemi Covid-19. Kondisi ini berbeda dengan investasi emas kadang naik atau turun. Hal demikian investasi di deposito maupun asuransi suku bunganya kadang terkoreksi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, alasan itulah BLP Properti berani melakukan ekspansi dengan membuat kawasan baru. Sebab, sektor properti masih sangat memungkinkan menggeliat lagi meski pandemi Covid-19 belum berakhir. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar