Ekbis

Pandemi Corona, Distribusi Kebutuhan Pangan di Bojonegoro Masih Aman

Bojonegoro (beritajatim.com) – Distribusi kebutuhan pokok di Kabupaten Bojonegoro dinilai masih aman ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Baik untuk kebutuhan pangan yang bergantung dari daerah luar, maupun hasil dari produksi lokal.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kewaspadaan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, Rudianto mengatakan, distribusi kebutuhan pangan masih aman meski ditengah pandemi Covid-19. “Belum begitu berdampak,” ujarnya, Sabtu (10/4/2020).

Kebutuhan pangan seperti beras misalnya, jumlah produksi pada bulan ini diperkirakan akan melimpah. Kebutuhan beras perbulan jika ada hari besar, rata-rata 9.395 ton, sementara proyeksi produksi panen bulan April sangat melimpah. Apalagi April ada panen raya, mencapai 157 ribu ton.

“Kebutuhan pangan untuk beras tidak ada masalah, karena jumlah produksi berlimpah. Dari produksi satu tahun, untuk konsumsi empat tahun sebenarnya tidak masalah,” ujarnya.

Sementara kebutuhan dari komoditas yang masih bergantung dari daerah luar juga masih terpenuhi. Komoditas lain masih bergantung pada daerah lain, seperti gula pasir, bawang merah, maupun bawang putih. “Daging sapi surlus banyak, gula pasir keperluan 840 ton terpenuhi,” jelasnya.

Bawang merah berasal dari panen lokal dan dari luar daerah. Kebutuhannya cukup berlebih karena dari petani bawang merah lokal ada panen raya sebanyak 1.000 ton, sedangkan kebutuhan 456 ton perbulan. Bawang putih kebutuhannya sebanyak 270 ton perbulan.

“Dari tahun ke thun kondisinya seperti itu, sementara adanya pandemi Virus Corona masih aman belum termasuk berdampak besar. Distribusi pangan masih aman,” tegasnya.

Sedangkan, kebutuhan yang paling rentan adalah telur ayam ras. Produksi satu tahun dari lokal hanya cukup dikonsumsi 27 hari. Kebutuhan pada bulan April ini 650 ton.

Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Sigit Kusharianto juga membenarkan bahwa kebutuhan pangan di Bojonegoro masih aman meski kondisi pandemi Virus Corona saat ini. “Kondisi kebutuhan pangan masih aman,” pungkasnya. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar