Ekbis

Pamekasan Produsen Rokok Ilegal Tertinggi di Madura

Pamekasan (beritajatim.com) – Kabupaten Pamekasan, tercatat sebagai produsen rokok ilegal tertinggi di Madura. Khususnya selama tahun 2018 lalu.

Hal itu berdasar hasil operasi yang dilakukan pada 2018, tercatat sebanyak 5,6 juta batang rokok ilegal se Madura. “Terbanyak Pamekasan, yaitu sebanyak 4 juta batang lebih rokok ilegal,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Latif Helmi, Kamis (30/5/2019).

Dari jumlah total tersebut, Kabupaten Pamekasan menempati posisi teratas sebagai produsen rokok ilegal. Berikutnya kabupaten Sumenep, Sampang dan Bangkalan.

Bahkan akibat kondisi tersebut, negara juga mengalami kerugian hingga mencapai angka miliaean rupiah. “Kerugian sebesar Rp 1,8 Miliar dengan nilai rokok yang dilanggar sebesar Rp 4,7 miliar batang rokok,” ungkapnya.

Sementara Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyatakan komitmennya untuk melakukan kerjasama dengan Bea Cukai Madura. Guna mengantisipasi sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan rokok ilegal di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

“Kedepan kami akan terus bersinergi dengan pihak Bea Cukai, tentunya dalam pemberantasan usaha yang merugikan negara ini. Kerjasama aktif dalam rangka penegakan hukum persoalan rokok ilegal harus kita galakkan,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar