Iklan Banner Sukun
Ekbis

Pacu Produk Naik Kelas, Pemkot Kediri Kurasi Produk UMKM

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Kediri memotivasi pelaku UMKM naik kelas dengan mengadakan kurasi produk untuk siap bersaing di lingkup nasional. Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri pada 15-19 November 2021 di Hotel Merdeka. Hal itu diharapkan mampu memacu pelaku UMKM memperbaiki kemasan, meningkatkan kualitas dan melengkapi legalitas.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, dengan adanya kurasi ini, diharapkan pelaku UMKM dapat memberikan nilai lebih pada produknya. “Pemulihan ekonomi yang gencar dilakukan Pemkot Kediri harus selaras dengan semangat pelaku UMKM. Dengan adanya kurasi ini, saya harap memacu pelaku usaha untuk menemukan dan mengemas nilai unik produknya dan semakin siap bersaing dengan produk lainnya,” ujar Mas Abu.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri Bambang Priambodo menyampaikan, selain untuk bekal para pelaku UMKM untuk meningkatkan performa produk, kurasi ini juga dipersiapkan menjelang Harmoni Fair 2021.

“Pameran ini nantinya akan diikuti oleh Bakorwil Madiun 1, ada 13 kota dan kabupaten. Sehingga para pelaku UMKM Kota Kediri harus mempersiapkan diri menunjukkan performa terbaik, tidak setengah-setengah,” ujar Bambang di hadapan 25 peserta UMKM yang didominasi produk makanan dan minuman.

Ia pun berharap, produk-produk UMKM ini juga dapat menjadi bingkisan bagi para tamu undangan yang hadir pada pameran nantinya. Kegiatan yang bekerjasama dengan Rumah Kurasi ini nantinya akan ada beberapa jenis kurasi, seperti pasar kurasi tradisional, modern, hingga pasar ekspor.

Direktur Rumah Kurasi Setyohadi menjelaskan penampilan kemasan juga sangat mempengaruhi nilai jual produk UMKM. Ia menegaskan bahwa harus ada usaha dari pelaku UMKM untuk meningkatkan performanya dan mengurus legalitas sehingga produknya layak untuk dipamerkan baik di pameran maupun di etalase-etalase supermarket.

Sebelum produknya dikurasi, para pelaku UMKM akan mendapat materi tentang pengetahuan label dan branding kemasan, legalitas, hingga pemasaran.

Tidak hanya berhenti pada kegiatan ini saja, diharapkan para pelaku UMKM yang lain juga dapat mengikuti kegiatan serupa yang diadakan Dinas koperasi dan UMTK Kota Kediri. Selain itu, terdapat pendampingan di Klinik UMKM yang disiapkan bagi seluruh pelaku UMKM di Kota Kediri.

Saat ini, menurut data Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri terdapat kisaran 5400 UMKM yang telah terdaftar hingga tahun 2021. Sehingga semakin besar persaingan yang ada di lingkup Kota Kediri dan diharapkan pelaku UMKM semakin semangat untuk meningkatkan produktivitasnya. [nm/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan