Iklan Banner Sukun
Ekbis

Geliat Ekonomi Baru

Omset Pameran Pesantren di Gresik Capai Rp 1,9 M

Gresik (beritajatim.com) – Gairah pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur mulai menggeliat. Pertumbuhan yang dibuktikan melalui sukses pameran one pesantren one produk (OPOP) di salah satu mall di Gresik. Pada ajang itu omset yang dihasilkan mencapai Rp 1,9 miliar.

Pameran diikuti 500 pondok pesantren yang tersebar di Jawa Timur. Keberadaan pameran juga membuat okupansi di mall naik.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir di pameran OPOP Expo 2021 mengatakan, kegiatan ini bisa sebagai sarana mempromosikan produk dari pesantren.

“Ada tiga ekosistem yang dapat dipetik dari ajang pameran ini. Yakni, pesantren preneur, santri preneur, dan sosio preneur,” katanya, Minggu (29/11/2021).

OPOP Expo ini terdapat 450 produk unggulan. Semua produk tersebut terdiri dari
makanan minuman, fashion, handycraft, wisata halal, hingga teknologi informasi.

“Harapannya di pameran ini pemerintah daerah mendukung inovasi, produk-produk yang sepertinya sepele ternyata bisa memiliki nilai ekonomis,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, dari ribuan produk pesantren. Baru 150 produk yang memiliki kurasi, sehingga masih ada 300 produk yang siap dikurasi.

Untuk menunjang OPOP Jatim lanjut Khofifah, pihaknya sudah menyiapkan ekspor center. Pasalnya, tahun 2023 Jawa Timur menargetkan 1.000 produk pesantren.

“Kalau market-nya bagus maka aksesnya di luar negeri bisa tercapai. Sehingga, target di 2023 itu bisa tercapai,” kata Khofifah.

Sementara, Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) yang turut hadir menyatakan pemerintah daerah akan mendorong pesantren di Gresik supaya termotivasi menciptakan produk-produk unggulan.

“Semoga produk-produk pesantren di Gresik bisa tembus pasar ekspor,” tandasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati