Ekbis

Ngelapak, Platform Aplikasi Digital untuk Bangkitkan UMKM Indonesia

Kiri: M. Zahir Fathoni, COO (Chief Operating Officer) Tengah: Zainal Hudha Purnama, CEO (Chief Executive Officer) Kanan: Satrya Wira Wicaksana, CIO (Chief Information Officer)

Surabaya (beritajatim.com) – Masa pandemi Covid-19 membuat perubahan pada dunia, mulai dari terbatasnya interaksi, perubahan gaya hidup, hingga cara mendapatkan penghasilan untuk bertahan hidup. Pandemi berdampak terhadap segala aspek, terutama pada mereka yang memiliki usaha dan bisnis di UMKM.

Perkembangan teknologi di tengah pandemi mendorong tiga pemuda di Surabaya, Jawa Timur untuk berinovasi. Mereka adalah Zainal Hudha Purnama sebagai Chief Executive Officer (CEO), M. Zahir Fathoni sebagai Chief Operating Officer (COO), dan Satrya Wira Wicaksana sebagai Chief Information Officer (CIO).

Melalui PT. Ngelapak Bersama Kita, perusahaan karya anak bangsa asli arek-arek Surabaya ini menghadirkan platform bernama ‘Ngelapak’. Dengan Official Tagline “Miliaran Aplikasi untuk Indonesia”.

Chief Executive Officer (CEO) Ngelapak, Zainal Hudha Purnama menjelaskan Platform Ngelapak adalah solusi bagi seluruh masyarakat Indonesia yang ingin memiliki sebuah Aplikasi Digital. “Jadi kami ini memfasilitasi masyarakat Indonesia, agar mereka bisa punya aplikasi sendiri, dan masuk kepada industrinya”, ujarnya, Kamis (8/4/2021).

Keunggulan yang ditawarkan dari platform Ngelapak yaitu, memiliki cara kerja yang cukup mudah, serta didukung dengan biaya yang sangat terjangkau.

“Cara kerjanya cukup mudah, Anda cukup siapkan kontennya saja, kita sudah siapkan semuanya, Anda tinggal input sendiri dan itu semuanya gratis. Tidak ada pembuatan biaya di awal”, tegasnya.

Kelebihan dari platform Ngelapak, juga bisa memberikan kebanggaan kepada siapapun, yang memiliki aplikasi atas nama sendiri maupun industri yang sedang dijalankan. Selain itu, hadirnya Ngelapak ini diharapkan memberi harapan ke depan, agar perekonomian bangsa tetap hidup dan berkembang.

Dalam kesempatan ini, M. Zahir Fathoni, Chief Operating Officer (COO) Ngelapak mengatakan Platform Ngelapak muncul sebagai resolusi agar UMKM tetap bisa berjualan, tidak kehilangan pelanggan, dengan cara melek digital.

“Kita ini sebagai tim Ngelapak memberikan solusi agar mereka tetap bisa menyentuh customer mereka, tanpa harus berinteraksi secara langsung, dan sebagai salah satu dukungan kita terhadap program pemerintah untuk mewujudkan industrial 4.0”, ujarnya.

Sementara itu, Satrya Wira Wicaksana, Chief Information Officer (CIO) Ngelapak menambahkan, selain karena pandemi, Ngelapak memiliki visi yang selaras dengan program pemerintah dalam mewujudkan industri 4.0, yaitu untuk menaik kelaskan UMKM di Indonesia, agar bisa berkompetisi secara global.

“Dari segi IT, kami sangat support UMKM Indonesia, karena sesuai visinya Ngelapak, UMKM Indonesia harus naik kelas, bagaimana UMKM itu bisa berkompetisi secara global, karena dengan pandemi saat ini, dunia berubah “Game Changing” itu pasti, sudah tidak ada opsi untuk tidak Go Digital”, ungkapnya.

Menurut Satrya, ia akan membuat tim dari anak-anak milenial Indonesia untuk membantu mereka yang masih gagap teknologi (gaptek). Oleh karena itu, industri Pendidikan menjadi sasaran setelah UMKM.

“Kami akan menyiapkan tim, kita juga akan bermitra mungkin dengan pesantren, SMK IT, trus kita buka lapangan kerja seluas-luasnya untuk anak-anak muda milenial Indonesia”, ujarnya.

Untuk mendaftar dan memiliki Aplikasi Digital dari Ngelapak ini, pengguna hanya cukup membuka website resmi ngelapak.co.id dan melakukan registrasi. Informasi lainnya juga bisa diakses melalui akun Instagram @ngelapak.co.id. (ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar