Ekbis

Musim Hujan, Harga Komoditi di Pasar Gresik Masih Stabil

Gresik (beritajatim.com) – Memasuki musim hujan, harga komoditi di Pasar Gresik relatif masih stabil. Kendati demikian, para pedagang diimbau tidak lengah. Pasalnya, intensitas hujan diperkirakan masih tinggi. Hal tersebut bisa berdampak pada harga di pasar.

Pantauan di lapangan, ketersediaan komoditi seperti cabai, bawang merah hingga bawang putih di Pasar Baru Gresik masih aman. Belum terlihat adanya kelangkaan bahan pokok.

Salah satu pedagang sayur Pasar Baru Gresik, Anik (38) mengaku sejauh ini belum ada komoditi yang harganya anjlok atau melambung tinggi.

“Mayoritas masih aman, kalaupun turun tidak terlalu merosot. Masih aman stok juga masih banyak,” katanya, Rabu (21/10/2020).

Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono menjelaskan, dari hasil monitoring setiap minggu laporannya stabil.

Misalnya harga cabai rawit yang berkisar Rp 19 ribu perkilo. Begitu juga dengan bawang putih Rp 20 ribu perkilo
dan bawang merah Rp 30 ribu perkilo. Meski stabil, namun ada juga yang sudah mengalami penurunan harga seperti cabai besar dari sebelumnya Rp 30 ribu turun menjadi Rp 29 ribu per kilonya.

Agus menyatakan pihaknya sudah memasang kewaspadaan dengan datangnya musim penghujan ini. Biasanya, selain stok menurun, kualitas komoditi juga tidak bertahan lama. Akhirnya harga anjlok.

“Kita tetap waspada seperti telur, bawang merah dan putih serta cabai. Ini biasanya yang terdampak cuaca,” ungkapnya.

Dirinya memastikan hingga saat ini untuk Gresik dan provinsi masih stabil. “Masih aman dan kami kontrol terus baik yang di Gresik maupun kabupaten penyuplai komoditi,” pungkasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar