Ekbis

MOR V Percaya Diri Penjualan Elpiji Non Subsidi Naik 15 Persen

Surabaya (beritajatim.com)– PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) V targetkan penjualan elpiji non subsidi naik 15 persen sepanjang tahun 2019 ini. Salah satu peminat terbanyaknya adalah pengusaha makanan dan minuman serta perusahaan swasta.

Menurut Ibnu Clouldum, GM Pertamina MOR V, setiap tahun kebutuhan akan elpiji terus bertumbuh dan jika di rerata setiap tahunnya terjadi kenaikan penjualan hingga 15 persen. Hanya saja tahun lalu peningkatannya menurun menjadi 10 persen. Namun tahun ini manajemen MOR V yakin pertumbuhan 15 persen akan tercapai.

Selama tahun 2018, realisasi penjualan Produk LPG Bright Gas mencapai 15.023 MT
Salah satu upayanya dengan bekerjasama dengan beberapa lembaga pasantren di Jatim untuk menjadi agen elpiji non subsidi. Dan beberapa ponpes pun sudah sukses berbisnis elpiji non subsidi serta himbauan Gubenur Jatim yang meminta seluruh ASN menggunakan produk elpiji non subsidi.

“Dan hal lainnya ya seperti menggalakkan kembali Consumer Gathering sebagai bentuk apresiasi kepada pengusaha, perusahaan, dan jaringan distribusi yang telah senantiasa menggunakan produk LPG Pertamina di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara ini,” jelas Ibnu.

Pertamina juga memberikan penghargaan kepada pelanggan LPG Industri dan Sub Agen yang berkontribusi besar kepada peningkatan penjualan Pertamina. Beberapa kategori diantaranya adalah Musicool loyal customers, Vi-gas loyal customers, Volume LPG 50kg terbesar, Volume LPG Bulk terbesar, Volume Sub Agen terbesar, Volume Elpiji 12kg terbesar, Volume Bright Gas 12kg terbesar, dan Volume Bright Gas 3kg terbesar.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar