Ekbis

Merugi, Pengelola Lai Lai Geram Dengan Ulah Wisatawan Positif Covid-19 Nekat Kluyuran

Kuasa Hukum pengelola Swalayan Lai Lai, Toha (tengah)

Malang (beritajatim.com) – Kuasa Hukum pengelola Swalayan Lai Lai, Toha mengungkapkan usaha milik kliennya merugi akibat postingan seorang wisatawan positif Covid-19 namun tetap nekat melancong ke Malang termasuk berkunjung ke Lai Lai. Belakangan diketahui wisatawan ini adalah Reza Fahd Adrian asal Samarinda Kaltim.

Toha bahkan membuat somasi terbuka kepada Reza. Dia meminta Reza membuat klarifikasi dan meminta maaf kepada pengelola Lai Lai lewat media massa. Sebab, postingan Reza di akun media sosial miliknya merugikan bagi banyak pihak.

Seperti diketahui Swalayan Lai Lai sempat disegel oleh Pemkot Malang menyusul viralnya postingan Reza. Swalayan ini tutup selama 5 hari. Imbasnya produk makanan yang disuplai oleh pelaku UMKM di Malang banyak yang membusuk karena toko tutup dan tak ada pembeli. Total kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

“Kami buat somasi terbuka kepada yang memviralkan (Reza). Karena dia menyatakan positif Covid-19 berkeliaran di Kota Malang, dan yang di foto (upload) pas toko klien saya (Lai Lai). Sehingga menyebabkan respon dari pihak Pemkot Malang hingga ditutupnya toko Lai Lai. Total kerugian kurang lebih sekitar Rp500 juta dikarenakan banyak kue basah yang basi dan buah yang tidak bisa dijual,” ujar Toha, Sabtu, (12/2/2022).

“Kami minta yang bersangkutan untuk minta maaf melalui media, apabila dalam jangka waktu yang kami berikan tidak dilakukan kami akan mengambil langkah hukum.  Dikarenakan disitu ada kerugian yang berdampak besar kepada klien kami beserta UMKM yang tergabung dengan toko Lai Lai.  Tutupnya toko Lai Lai kemarin banyak kue kue siap saji menjadi basi, buah buah banyak yang mengkerut sehingga tidak segar lagi,” imbuhnya.

Toha memastikan saat ini seluruh karyawan yang bekerja di Lai Lai telah dinyatakan negatif dari Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen. Toko ini pun kembali buka pada Sabtu, (12/2/2022). Dia menjamin protokol kesehatan dijalankan dengan baik sehingga pengunjung tak perlu takut datang ke Lai Lai.

Salah satu pelaku UMKM Gratsia Apriani yang menyuplai nasi bakar, rujak cingur dan makanan lainnya merasa sakit hati dengan postingan Reza yang seakan bangga dirinya Positif Covid-19 namun melancong ke sejumlah destinasi wisata. Menurutnya, hal yang dilakukan Reza membuat resah warga termasuk dirinya.

“Kami sungguh menyesali perbuatan dari saudara (Reza) yang telah memviralkan.  Dimana dia sakit tapi jalan-jalan kemana-mana. Itu membuat kami rasanya sakit, kok dia semena-mena seenaknya sendiri, rasanya dia itu tidak mikir kalau kami ini membutuhkan Lai Lai. Ini yang akhirnya ditutup dan disegel karena perbuatannya dia,” kata wanita yang akrab disapa Gati itu. (luc/kun)

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar