Ekbis

Menunggu Puluhan Tahun, 300 Rumah Warga di Banyuwangi Akhirnya Punya Listrik

Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebanyak 300 rumah di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, akhirnya telah teraliri listrik.

“Untuk di Sukamade, PLN mengaliri 300 rumah tangga. Selama ini, daerah tersebut belum teraliri listrik karena berjarak 12 KM dari pusat gardu listrik yang terjangkau. Total PLN berinvestasi Rp5,2 miliar untuk membuka jaringan listrik tersebut,” kata General Manager PLN Unit Distribusi Jawa Timur II Bob Saril, Kamis (20/2/2020).

Menurutnya, hal ini juga bagian dari reward untuk Banyuwangi yang pertumbuhan pembukaan listrik baru tertinggi di Jawa Timur. Pasalnya, kata Bob, pertumbuhan listrik di Banyuwangi year on year per Januari lalu, meningkat hingga 12 persen.

“Menunjukkan ada geliat ekonomi yang luar biasa di Banyuwangi. Dibandingkan dengan Kabupaten Gresik hanya tumbuh 2 persen dan Mojokerto 4 persen,” terangnya.

Selain menyambung listrik ke Dusun Sukamade di kawasan Taman Nasional Merubetiri, PLN juga menyambung ke destinasi wisata lain, di antaranya TWA Kawah Ijen serta Taman Nasional Alas Purwo. Artinya, tiga destinasi di Banyuwangi yang dikenal dengan Trianggle Diamond ini telah teraliri listrik.

“Di Sukamade ada 12 kilometer, sedangkan di Alas Purwo ada 26 kilometer. Bedanya listrik di Alas Purwo bukan untuk konsumsi rumah tangga, ini murni untuk pengembangan wisata di daerah ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, adanya aliran listrik akan menambah berkembangnya pariwisata di daerahnya. Listrik sebagai infrastruktur dasar, tidak sekadar untuk penunjang destinasi wisata. Namun, juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

“Listrik menjadi penunjang penting dalam mengembangkan destinasi wisata. Tanpa aliran listrik, destinasi akan sulit berkembang. Kunjungan wisatawan tercatat terus meningkat, apalagi sejak pemerintah pusat mengucurkan dana Rp 50 miliar untuk perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut,” pungkas Anas. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar