Ekbis

Menteri Teten Ingin Koperasi Indonesia Berbasis Digital

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Malang, beberapa waktu lalu

Malang (beritajatim.com) – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut koperasi di Indonesia masih belum kuat. Padahal, koperasi harus menjadi pilar guru ekonomi di Indonesia. Kini pemerintah sedang menyiapkan rencana digitalisasi koperasi.

“Ini kan koperasi sedang menghadapi tantangan yang besar karena sebetulnya kita sudah lama ingin koperasi menjadi soko (pilar) guru ekonomi Indonesia. Apalagi sekarang menghadapi koorporasi yang tumbuh pesat,” papar Teten di Malang, Kamis, (28/11/2019).

Teten mengatakan, pemerintah sedang serius menyiapkan desain ulang agar koperasi kembali diminati oleh masyarakat. Digitalisasi dianggap sebagai langkah tepat untuk memperdayakan kembali koperasi. Bahkan rencana itu telah dibahas dalam kabinet Indonesia Maju.

“Ini perlu ada redesain koperasi termasuk penerapan teknologi supaya koperasi bisa lebih cepat dalam pelayanan untuk anggota. Digitalisasi koperasi harus dilakukan. Itu sudah kita bahas pada rapat kabinet lalu, kemudahan-kemudahan koperasi masuk ke digitalisasi,” ujar Teten.

Teten mengungkapkan, dalam rapat kabinet itu dirinya mempaparakan hambatan koperasi bila masuk ke dunia digital. Sebab, digitalisasi melanggar regulasi. Dimana dalam pengambilan keputusan wajib dihadiri oleh anggota. Persoalan itulah yang sedang dibahas di kabinet untuk mencari jalan tengah.

“Memang ada kendala regulasi yang belum memungkinkan digitalisasi koperasi terutama dalam pengambilan keputusan anggota misalnya. Tapi sebetulnya, koperasi di dunia di negara maju justru ekonomi rakyatnya kuat. Memang yang kuat itu basisnya di sektor ril, nah di kita justru koperasi di sektor ril tidak terlalu kuat,” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar