Ekbis

Menteri BUMN: Bangun JLS Lebih Cepat daripada Tol Probowangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pihaknya akan berkordinasi dengan kementrian PUPR untuk mewujudkan proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) di Banyuwangi dan Jember. Pasalnya, saat ini sisa pembangunan itu tinggal 12 kilometer.

“Ini tadi kan Bupati (Anas) mengatakan, lintas selatan tinggal nambah 12 kilometer bisa nyambung ke Jember, kemarin itu saya lewat Gumitir macet jadi kalau ini bisa disambung ini akan lebih cepat,” kata Rini, Minggu (17/2/2019).

Pertimbangan Rini, jika melihat proses JLS butuh waktu lebih cepat dibanding jalan tol. Karena, proyek tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) masih perlu kajian tingkat lanjut untuk menentukan posisi rute yang akan dilewati.

“Cuma kalau JLS ini kan tinggal sedikit, apa mungkin kita akan coba sambung dulu. Karena kan kalau jalan tol butuh waktu dua tahun ya,”

“Kalau jalan tol, kemarin dilihat terakhir dari Kemen PUPR itu jika lewat Situbondo memang lewat latihan (training) militer. Kalau memang lewat situ, kita nanti harus bikin semacam tunnel untuk supaya aman semuanya. Karena kalau melalui Situbondo harus melalui sana,” katanya.

Jalur lintas selatan yang melintasi Kabupaten Banyuwangi masih kurang 12 kilometer yang belum terbangun dari total 106 kilometer hingga ke Jember. JLS ini nantinya akan melintasi Perkebunan Malangsari Kalibaru, Kendeng Lembu Glenmore, Genteng, Rogojampi, Srono, Singojuruh, Kabat, Banyuwangi, Giri, dan Kalipuro.

Efeknya, jika JLS berfungsi akses transportasi ekonomi warga di wilayah jalur lintas selatan akan bisa terurai, serta mendorong akses wisata nasional yang lebih luas. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar