Ekbis

Mengais Rezeki di Area Makam Ngagel Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Mengais rejeki bisa di berbagai tempat. Salah satunya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngagel Kota Surabaya. Sat ini, TPU Ngagel ramai dikunjungi jelang bulan Ramadan karena tradisi nyekar atau yang disebut berkunjung ke makam leluhur.

Ini yang membuat warga setempat menjadikannya sebagai ajang mengais rejeki tambahan jelang puasa datang. Tampak ada puluhan penjual bunga dan puluhan penjual es, memasukan gerobak jualan di halaman makam, bahkan sampai masuk ke area jalanan makam.

Salah satu penjual kembang musiman di TPU Ngagel ini, Lilis S Retno, menuturkan bahwa ia hanya berjualan kembang di Ngagel hanya setahun sekali. Yakni, di saat sebelum Bulan Ramadhan dan jalan Hari Raya Idul Fitri.

“Buat tambahan Hari Raya, omset sekitar 600.000 sehari dari jualan kembang tabur,” ujar Lilis, Minggu (5/5/2019).

Sebenarnya, tiap hari Lilis tidak berjualan di TPU Ngagel, hanya seminggu ini dan nanti jelang Hari Raya.

“Hampir tiap tahun saya berjualan kembang, tapi cuma musiman aja. Saya tinggal di Ketintang dan asli Menganti saya,” imbuhnya.

Sementara, penjual es bernama Suparto, memang tiap harinya berjulan di area makam. “Tiap hari saya jualan di sini. Seminggu ini ramai, lumayan pendapatan naik bisa mencapai 400.000,” ungkap Suparto.

Menurut pengakuan Satgas Linmas TPU Ngagel, Sandi Saputra, puncak keramaian ada di hari ini. “Hari ini paling ramai, puncaknya nanti sore. Tapi tahun ini tidak seramai tahun kemarin, parkiran mobil bisa sampai ujung jalan Bung Tomo, hingga belokan di depan,” pungkasnya. [way/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar