Ekbis

Meleset, Proyeksi Animo Penukaran Uang Baru di Jember

Pemimpin Kantor BI Jember Hestu Wibowo

Jember (beritajatim.com) – Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jember, Jawa Timur, menyediakan Rp 5,1 triliun uang baru untuk mengantisipasi animo penukaran uang jelang lebaran oleh masyarakat. Namun ternyata, hingga jelang berakhirnya masa penukaran, permintaan penukaran tak sebesar yang diproyeksikan.

Persediaan uang baru Rp 5,1 triliun ini diperuntukkan lima kabupaten yang menjadi wilayah kerja Kantor BI Jember di Eks Karesidenan Besuki dan Lumajang (Sekarkiang), yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi.

“Sampai 28 Mei 2019, data yang kami peroleh memang realisasi kebutuhan masyarakat terkait penukaran uang baru ini baru sekitar 49 persen. Jadi memang agak jauh dari proyeksi awal,” kata Pemimpin Kantor BI Jember Hestu Wibowo.

Jumat (31/5/2019) hari ini adalah hari terakhir penukaran uang baru di bank. Namun Hestu tidak terlampau yakin permintaan uang baru bisa terpenuhi hingga 100 persen dari persediaan. “Mungkin hanya sampai 60 persen. Maksimal (permintaan) tertinggi selama Ramadan untuk penarikan dari bank untuk satu harinya hanya sekitar Rp 500-600 miliar. Itu jumlah yang cukup besar,” karanya.

Kenapa tidak sesuai proyeksi? “Ini belum sempat kami kaji dan evaluasi. Cuma kami memprediksi mungkin ini karena pasca pemilu kemarin, di Jakarta terjadi demonstrasi dan ada insiden, sehingga mungkin sedikit mempengaruhi. Mungkin masyarakat agak mengurangi belanja dan juga kebutuhan-kebutuhan lain. Ini masih prediksi sementara. Kami belum meneliti lebih lanjut,” kata Hestu.

“Kalau dari sisi pendapatan (masyarakat), seharusnya ada peningkatan karena sebelum lebaran, presiden mengumumkan ASN dan TNI-Polri mendapatkan gaji hingga 14 kali. Itu sebetulnya meningkatkan daya beli masyarakat. Tapi kok tidak meningkat? Tapi ini apakah kasusnya hanya di Jember, atau apakah juga di daerah lain, kita perlu menganalisis. Apakah ini gejala yang bersifat nasional, kami belum tahu data-data di daerah lain,” kata Hestu. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar