Ekbis

Masa Liburan, Remittance ke Ponorogo Capai Rp 14 Miliar

Kepala Kantor Pos Cabang Ponorogo Hadi Ernowo. [foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Pada momen liburan seperti sekarang ini, remittance atau pengiriman uang dari luar negeri meningkat. Karena sedari dulu, Ponorogo terkenal dengan banyak warganya yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI).

Tak heran jika mereka mengirimkan uang untuk keluarganya yang ada di Indonesia. Seperti data terbaru dari Kantor Pos Cabang Ponorogo pada sebulan ini. Tercatat ada 6.060 transaksi dengan total uang sebesar Rp 14 miliar. “Uang sebesar Rp 14 miliar itu tercatat dari tanggal 1-25 Desember 2019,” kata Kepala Kantor Pos Cabang Ponorogo Hadi Ernowo, Sabtu (28/12/2019).

Hadi menyebut kebanyakan kiriman uang itu dari Hongkong, Taiwan, Malaysia dan Korea Selatan. Itu sesuai dengan persebaran PMI selama ini. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan remittance tahun lalu di periode bulan yang sama. Pada 2018 di kisaran angka Rp 10 miliar dengan 4.730 transaksi. “Remittance bulan ini lebih besar Rp 4 miliar dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama,” katanya.

Di kantor pos, kata Hadi, saat ini tren remittance menurun. Sekitar 4-5 tahun yang lalu, remittance setiap bulannya bisa mencapai Rp 40 miliar. Turunnya angka remittance ini dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari pengaruh kebijakan moratorium PMI yang dulu pernah dilakukan, sampai munculnya banyak pesaing terutama finansial teknologi (fintech) yang memudahkan para PMI mengirimkan uang ke Indonesia melalui smart phone.

“Kami juga tidak mau ketinggalan, belum lama ini kami melaunching giro mobile yang juga bisa kirim-kirim uang lewat gadget. Selain itu kantor pos juga melakukan kerjasama dengan perusahaan berlabel Internasional,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar