Ekbis

Libur Natal, Jumlah Pengguna Kereta Api di Kediri Meningkat

Kediri (beritajatim.com) – Angka jumlah penggunaan kereta api di Kota Kediri pada libur Natal meningkat. Dari data yang dihimpun PT KAI, jumlah penumpang dari Stasiun Kediri mencapai 592 orang. Sementara penumpang yang turun di Stasiun Kediri mencapai 720 orang.

Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko menuturkan bahwa selama masa libur natal yang tercatat mulai tanggal 18 Desember sampai dengan 25 Desember, PT KAI khususnya Stasiun Kediri telah melayani 592 pelanggan.

Semua pelanggan tersebut berangkat dari stasiun wilayah Stasiun Kediri dengan tujuan Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Sesuai dengan aturan yang berlaku, para penumpang kereta api jarak jauh harus dinyatakan sehat dan memiliki surat rapid antigen.

“Tentunya mereka yang telah berangkat sudah dinyatakan sehat bebas Covid-19, karena pada saat akan berangkat para pelanggan wajib memiliki surat rapid antigen dengan hasil negatif, dan memiliki suhu tubuh tidak lebih dari 37.3 derajat celcius, serta telah mematuhi protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak),” tegas Ixfan.

Ixfan menegaskan penerapan protokol kesehatan sangatlah penting. Pada saat diatas kereta apipun ada pengukuran suhu setiap 3 jam sekali, memakai face shield, dan pembatasan jumlah pelanggan sebesar 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang ada.

Sampai Minggu (27/12/2020) PT KAI Daop 7 Madiun memberikan fasilitas tambahan rapid antigen di stasiun dengan harga yg cukup murah Rp 105 ribu. Adapun Stasiun yang melayani yaitu Madiun, Jombang, Kertosono, dan Kediri, perlu diketahui oleh semua pelanggan kereta api.

“Masa rapid antigen berlaku selama 3×24 jam, dan dihimbau untuk melakukan rapid antigen H-1 sebelum keberangkatan agar tidak sampai tertinggal KA yang akan dinaiki, menurut data kami ada sejumlah 1.435 pelanggan yang telah berangkat dan memanfaatkan layanan rapid antigen di Stasiun Wilayah Daop 7 Madiun,” ungkap Ixfan.

Ixfan menambahkan, jika terdapat pelanggan yang dinyatakan positif saat rapid antigen di stasiun, akan diarahkan ke ruang isolasi. Mereka akan diberikan arahan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit, untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut guna memutus penyebaran covid 19. [nm/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar