Iklan Banner Sukun
Ekbis

Lewat Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal, Pemkab Kediri Berharap Investor Nyaman

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi. Salah satunya dengan memberikan kemudahan perizinan kepada para pelaku usaha, yang hendak menanamkan modal di Kabupaten Kediri.

Mulai Rabu (15/9/2021) Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar sosialisasi kebijakan penanaman modal.

Dibuka oleh Wakil Bupati Dewi Marya Ulfa, kegiatan ini diikuti puluhan pengusaha dari berbagai sektor. Kabupaten Kediri sendiri selama ini telah memiliki nilai lebih di mata investor. Kedepan dengan adanya tol dan juga bandara, daya tarik investasi di kabupaten Kediri akan semakin besar.

“Kita menindaklanjuti Undang-Undang Cipta Kerja. Dengan menyamakan persepsi kita dengan para pengusaha yang ada di Kabupaten Kediri agar semuanya paham terkait dengan pelaksanaan penanaman modal yang sekarang mengacu pada PP 5 dan PP 6,” ungkap Plt Kepala DPMPTSP Eko Sujatmiko.

Selain sosialisasi kebijakan, DPMPTSP juga turut menyosialisasikan pelaksanaan sistem Risk Based Approach (RBA) yang baru yakni melalui Online Single Submission (OSS). “Mereka bisa mengajukan perizinan secara perorangan, mereka tinggal melaksanakan dan kami nanti tinggal membantu atau memfasilitasi mereka,” ujar Eko lagi.

Sosialisasi ini diharapkan membantu mempercepat dan memberikan kemudahan dalam proses perizinan. DPMPTSP juga mempersilahkan para pengusaha yang mengalami kendala atau kesulitan untuk datang ke DPMPTSP. “Kita akan memfasilitasi mereka untuk diberikan kemudahan. Ini memang arahan Mas Bup (sapaan akrab Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana) untuk memberikan kemudahan kepada para pengusaha,” imbuh Eko.

Dengan sosialisasi kebijakan penanaman modal ini diharapkan nantinya mampu menarik investor dari berbagai wilayah untuk berinvestasi di Kabupaten Kediri, yang nantinya bisa membantu mengangkat perekonomian Kabupaten Kediri. Sosialisasi juga jadi salah satu cara komunikasi antara pemerintah daerah dengan pengusaha.

“Diharapkan pengusaha nyaman berinvestasi di Kabupaten Kediri. Dengan kemudahan ijin usaha nanti investasi di Kabupaten Kediri bisa besar, perekonomian akan terangkat semua, masyarakat makmur,” pungkas Eko.

Di hari pertama, kegiatan menghadirkan tiga pemateri sebagai narasumber yakni narasumber yang hadir yakni Mahfudh Fahrazi SH.,MH, dari Dosen Universitas Islam Kadiri, Dr H Ir. Moch. Saleh Udin., MM sebagai Staff Ahli Bupati dan Sunaryo dari KPP Bea Cukai Kediri. [Adv kominfo/nm]


Apa Reaksi Anda?

Komentar