Iklan Banner Sukun
Ekbis

Legislator PKB Anggap Kenaikan Harga Pertamax Masih Wajar

Sidoarjo (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai wacana kenaikan harga Pertamax sesuai dengan harga minyak dunia yang melambung di atas $100 per barrel adalah hal yang wajar.

Ketua Kelompok Komisi VII dari FPKB, H. Syaikul Islam Ali (Gus Syaikhul) menyebut kenaikan Pertamax tidak akan berpengaruh banyak terhadap masyarakat. Konsumsi Pertamax hanya 12-13 persen dari total konsumsi BBM nasional.

“Saya kira wajar kalau harga Pertamax naik sesuai keekonomian, toh konsumen Pertamax ini kalangan menengah ke atas,” katanya Minggu (27/3/2022).

Saat ini, Pertamax masih dijual dengan harga Rp 9.000-Rp 9.400 per liter. Padahal berdasarkan perhitungan Kementerian ESDM, harga keekonomian Pertamax sekitar Rp 14.526 per liter. Yang perlu dijaga oleh Pemerintah, lanjut kakak Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor itu, adalah suplai tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan.

Meski demikian, kenaikan harga Pertamax tidak boleh diikuti kenaikan BBM jenis Premium dan Pertalite. Gus Syaikhul, sapaan akrab Syaikhul Islam, meminta Pemerintah untuk tetap menjaga harga kedua jenis BBM tersebut. Premium dan Pertalite menurut Gus Syaikhul adalah jenis BBM yang banyak digunakan oleh rakyat kecil.

“Kalau Premium dan Pertamax sebaiknya tetap dijaga sesuai daya beli masyarakat. Karena biasanya kenaikan BBM diikuti inflasi, kasihan rakyat kecil dong kalau harga barang-barang naik,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PKB ini.  [isa/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar