Iklan Banner Sukun
Ekbis

Ledug Suro dan Bolu Rahayu Magetan Ditiadakan, Pengusaha IKM Merana

Perayaan ledhug suro, warga berebut roti bolu untuk mendapatkan berkah di tahun 2019.

Magetan (beritajatim.com) – Dari total 174 kegiatan dalam kalender event Pemkab Magetan, ternyata tidak ada event Ledhug Suro. Padahal, event itulah sangat ditunggu oleh pengusaha roti bolu khas Magetan.

Acara ledug suro erat kaitannya dengan tumpeng bolu rahayu yang bahkan bisa terdiri atas 20.000 buah roti bolu dalam satu tumpeng. Dengan ditiadakannya acara itu, sama artinya tiada pula momentum panen produk bolu atau pembelian roti bolu dalam jumlah besar-besaran.

Padahal, di tengah kenaikan bahan baku roti bolu, yaitu telur ayam dan tepung gandum, pengusaha terpaksa memperkecil ukuran dan menaikkan harga. Otomatis berdampak pada omset penjualan mereka. Momen tahunan ledug suro yang diharap pun juga ditiadakan.


Pemkab Magetan memilih meniadakan acara ledug suro di momen peringatan 1 Muharram. Sekda Magetan Hergunadi berdalih karena tidak masuk di dalam anggaran akibat masih dalam suasana pandemi pada penyusunan P-ABPD 2021 lalu.

“Tidak hanya ledug suro, event lain juga kami tiadakan. Mengingat pada saat penyusunan anggaran tahun lalu itu masih dalam suasana pandemi. Tidak mengira bila tahun ini kemudian melandai,” katanya, Kamis (18/08/2022).

Hergunadi mengungkapkan jika untuk mengakomodir pengusaha UMKM roti bolu khas Magetan pihaknya akan mencarikan event lain. “Nanti akan kami carikan event event yang lainlah. Rejeki kan tidak hanya setahun sekali,” jelasnya.

Hergunadi mengakui jika selama ini Pemkab Magetan tak banyak melibatkan IKM roti bolu dalam setiap event. Hanya di waktu-waktu tertentu saja. “Ya kami memang sedikit sekali melibatkan ikon IKM Magetan yaitu roti bolu dalam setiap kegiatan. Habis inilah kita akan libatkan roti bolu pada setiap kegiatan, agar IKM juga bisa berjalan,” pungkasnya.

Perayaan ledhug suro, warga berebut roti bolu untuk mendapatkan berkah di tahun 2019.

Untuk diketahui, sebelumnya salah satu produsen roti bolu Dita Prasetya Ari Wibowo sempat mengeluhkan tingginya harga bahan baku dan berharap Pemkab Magetan menggelar acara bolu rahayu. Hanya event itulah yang membuat mereka bersyukur karena pasti banyak sekali bolu yang laku. Namun, ternyata justru ditiadakan di tahun 2022 ini.

Ledug Suro adalah tradisi yang berasal dari Kabupaten Magetan. Masyarakat menggelar tradisi ini untuk menyambut tahun baru hijriyah dengan menggelar kirab nayoko dan rebutan roti bolu rahayu.

Roti bolu berbentuk menyerupai bentuk lesung, bedug dan gong dari ribuan roti bolu diarak menuju ke Alun Alun setempat. Kemudian diperebutkan oleh warga untuk mendapatkan berkahnya tersebut.

Tiap kali perayaan ini digelar ribuan warga berbondong-bondong menghadiri tradisi tersebut untuk mendapatkan bolu rahayu. Roti bolu yang didapat akan di bawa pulang dan dimakan bersama keluarga diyakini akan dapat berkah.

Tradisi ledug suro ini bisa menghabiskan sekitar 20 ribu buah bolu yang dibentuk dalam rangkaian gunungan, ledug, gong dan lesung. Pembuatanya dilakukan sendiri oleh IKM roti bolu yang ada di Kabupaten Magetan. Namun sayang hampir tiga tahun ini ditiadakan, dua tahun akibat pandemi, tahun ini tidak masuk dalam penganggaran. [fiq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev