Ekbis

Lebaran dan PSBB, Smartfren Klaim Trafik Data Naik 10 Persen

Gresik (beritajatim.com) – Selama Lebaran di tengah pandemi Covid-19 serta pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), perusahaan penyedia layanan telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk mengklaim trafik datanya mengalami kenaikan 10 persen.

Regional Brand Activation Smartfren Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban, Ales Shella Hadysara mengatakan, kenaikan data itu terjadi pada bulan April hingga Mei 2020.

“Bedanya kenaikan data ini karena orang tidak mudik akibat pemberlakuan PSBB. Di lingkungan kota trafik data kami turun. Sebaliknya, di pemukiman padat kenaikannya sangat tinggi,” katanya, Senin (15/06/2020).

Ales menambahkan, dari keempat daerah tersebut, trafik data di wilayah Gresik sangat mendominasi sekali. Jika diprosentase 55 persen berasal dari wilayah Gresik.

“Ini diluar ekspetasi, sebab bisa jadi saat Lebaran maupun pemberlakuan PSBB. Banyak warga memanfaatkan data untuk work from home (WFH), atau bekerja secara online sewaktu dianjurkan pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19,” imbuhnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap trafik data. Smartfren setiap bulan selalu menambah based transciever station (BTS) di sejumlah wilayah.

“Di Gresik sudah ada 300-an BTS 4G guna mendukung pelayanan data agar trafik tetap stabil,” ungkap Ales.

Saat ini lanjut Ales, pasca PSBB berakhir dan menuju masa transisi ke new normal, Smartfren tetap menerapkan protokol kesehatan terutama yang berhubungan dengan layanan konsumen.

“Konsumen maupun pegawai wajib dicek suhu tubuhnya, mengenakan masker, menjaga jarak serta menyediakan handsanitizer,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar