Ekbis

SIG Lakukan Renovasi

Kuliner UMKM Pujasera Wisma A.Yani Gresik Lebih Estetik dan Instagramble

Gresik (beritajatim.com)- Setelah sempat gelap gulita, kini kuliner UMKM yang berlokasi di Wisma A.Yani atau ‘Kuliner Wisma SIG’ lebih modern, estetik serta instagramble. Hal itu setelah direnovasi oleh PT Semen Indonesia (persero) Tbk.

General Manager of CSR PT Semen Indonesia (persero) Tbk atau SIG, Edy Saraya menuturkan, ada 28 UMKM yang berjualan berbagai jenis makanan dan minuman, buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Peremajaan atau renovasi ini bentuk komitmen SIG dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi UMKM sektor kuliner.

“Peremajaan yang dilakukan meliputi renovasi stand makanan dan penambahan panggung untuk pertunjukan musik dengan konsep kekinian,” tuturnya, Selasa (25/5/2021).

Edy Saraya menambahkan, selain peremajaan stan, SIG telah melakukan pembinaan melalui pelatihan bagi pelaku UMKM Kuliner Wisma A. Yani. Sehingga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu memenuhi selera konsumen.

“Kuliner Wisma SIG kini telah naik kelas, dari tempat yang sederhana menjadi lebih modern dan nyaman, pelayanannya pun lebih bagus. Semoga dengan apa yang dilakukan perseroan dapat mendorong UMKM untuk bersaing dengan pelaku bisnis kuliner lainnya,” imbuhnya.

Dengan mendorong UMKM di sektor kuliner, kata dia, SIG turut berkontribusi terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan Pemerintah. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Diskoperindag) Gresik, Agus Budiono mengapresiasi upaya SIG yang telah melakukan peremajaan sentra kuliner di Wisma A Yani hingga menjadi sekelas cafe dan telah melakukan pelatihan terhadap penjualnya.

Menurutnya, ada dua hal yang perlu dilakukan agar usaha UMKM berkembang, diantaranya dengan membangun individual opinion sehingga pelanggan merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik. “Biar masyarakat selalu ingat bahwa disini makanannya enak dan pelayanannya bagus maka para UMKM kuliner ini harus melayani dengan baik tanpa melihat latar belakang pembeli,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus Budiono mengatakan, selain membangun individual opinion, pelaku UMKM juga harus membangun produk opinion. Artinya makanan yang disajikan benar-benar berkualitas dari bumbu dan cara prosesnya. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar