Iklan Banner Sukun
Ekbis

KSPPS NURI Jatim; Solusi Ekonomi Umat Berbasis Syariah

Presiden Direktur KSPPS NURI Jatim, Achmad Mukhlisin saat memberi sambutan dalam kegiatan Harlah Ke-13 KSPPS NURI Jatim, di Jl Raya Pagantenan (Palduding) Plakpak, Pagantenan, Pamekasan, Rabu (1/12/2021).

Pamekasan (beritajatim.com) – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) NURI Jawa Timur, yang berpusat di Jl Raya Pagantenan (Palduding), Desa Plakpak, Kecamatan Pagantenan, genap berusia 13 tahun sejak didirikan pada 1 Desember 2008 silam.

Koperasi yang bergerak di bidang usaha simpan pinjam (sebelumnya dikenal dengan KSN Jatim), didirikan oleh para tokoh alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, mulai beroperasi sejak 1 Januari 2009 dengan legalitas Badan Hukum dari Dinas Koperasi dan UMKM Pamekasan, Nomor 02/BH/XVI.19/2010, tertanggal 29 April 2010.

“Berdirinya koperasi ini berawal dari inisiatif teman-teman alumni Pesantren Banyuanyar, pada tahun 2000-an. Pada akhirnya diresmikan pada 1 Desember 2008 dan dijadikan sebagai hari lahir koperasi dengan nama awal KSN Jatim,” kata Presiden Direktur KSPPS NURI Jatim, Achmad Mukhlisin, Rabu (1/12/2021).

Seiring tahun, perkembangan kelembangaan terus menyebar ke berbagai wilayah khususnya di Madura, seperti Sampang dan Sumenep. Sehingga pada 2014, pengurus mengajukan alih bina kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, sebagai upaya pengembangan usaha dengan cakupan lebih lua

“Selanjutnya berdasarkan pengesahan Akta Perubahan Anggaran Dasar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur Nomor: P2T/10/09.02/01/XII/2014, tanggal 11 Desember 2014, secara resmi menjadi binaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Sekaligus secara resmi beralih status dari KSN Jatim menjadi KSPPS NURI Jatim pada 2019,” ungkapnya.

Pada awal keberadaan KSPPS NURI Jatim, hanya bergerak pada kegiatan usaha menghimpun dana dalam berbagai bentuk simpanan. Di antaranya simpanan pokok, wajib, wajib khusus, hari raya, berjangka, walimatul ursy, pendidikan, haji dan umrah, qurban, rumah tangga dan simpanan suka rela.

Selain itu juga terdapat program pembiayaan untuk anggota atau calon anggota, termasuk koperasi lain dan atau anggota. Di antaranya pembiayaan gadai emas, pembelian barang serba guna, modal usaha, modal pertanian, gadai BPKB syariah, gadai sertifikat tanah, gadai kendaraan, pembelian mobil dan motor, serta program lain yang mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia tentang Perkoperasian.

“Sebagai salah satu lembaga keuangan non bank, KSPPS NURI Jatim berperan sebagai lembaga intermediasi antara potensi yang dimiliki masyarakat kecil. Sehingga pada tahun berikutnya membuka kantor pelayanan yang hampir ada di setiap kecamatan di Madura, bahkan juga hampir terdapat di setiap kabupaten di Jawa, dengan berorientasi untuk membangun peradaban ekonomi umat berbasis syariah,” jelasnya.

Bahkan dalam menjalankan usahanya, KSPPS NURI Jatim juga memegang teguh prinsip-prinsip koperasi dan jati diri koperasi yang diorientasikan untuk dapat membantu, meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat, khususnya dari anggota KSPPS NURI Jatim.

“Sesuai dengan mottonya, hingga saat ini KSPPS NURI Jatim memiliki anggota yang sangat banyak dan tersebar di seluruh Provinsi Jawa Timur. Sebagai salah satu tujuan dari berdirinya KSPPS NURI Jatim yang bergerak di bidang usaha simpan pinjam, diharapkan dapat menjadi solusi untuk terbangunnya ekonomi umat yang berbasis syariah,” pungkasnya. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan