Ekbis

KSOP Tanjungwangi Semprit Dua Kapal Penyeberangan Selat Bali

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Letkol (mar) Agus Winartono mengatakan ada dua kapal yang dinyatakan belum memenuhi Standart Operasional Procedur (SOP). Kapal itu di antaranya, KMP Transjawa 9 dan Tunu Pratama yang melayani penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang – Gilimanuk.

“Saya menjadwalkan selama puasa untuk meminta anak buah agar melakukan ramp check seluruh kapal di Selat Bali. Bail kapal penyeberangan maupun kapal perintis dari Pelni yang melayani pelayaran ke Pulau Sapeken,” kata Agus, Selasa (28/5/2019).

Dari hasil pengecekan itu, kata Agus, dua kapal tersebut memiliki kekurangan. Sehingga, KSOP meminta operator segera melengkapi kekurangan sesuai SOP paling lambat 10 – 12 hari. “Dari 56 kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk itu memamg ada dua kapal yang ditemukan memiliki kekurangan,”

“Di antaranya, ada 26 item yang bersentuhan dan bersifat minor tapi ada juga yang bersifat mayor.
Misalnya, yang bertitik berat pada faktor keselamatan seperti, skoci tidak dapat digunakan, kekurangan lifejacket, pelampung kurang. Jadi kalau itemnya kekurangan kita suruh lengkapi, kalau itemnya kerusakan kita minta perbaiki,” pungkasnya. (rin/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar