Ekbis

Kompag GoFood Tingkatkan Kualitas Makanan Lewat Komunitas

Surabaya (beritajatim.com) – 67 ribu mitra GoFood merayakan 1 tahun berdirinya komunitas mereka tang diberi nama Komunitas Partner GoFood (Kompag). Komitmen GoFood lewat platform edukasi dan jejaring ini akan berfokus pada 2 hal, yakni memperbanyak ragam pelatihan untuk peningkatan kapasitas yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan mitra usaha dan memperluas jaringan keanggotaan Kompag di lebih banyak kota di Indonesia.

Sejak pertama kali diperkenalkan melalui grup Facebook, Kompag kini telah memiliki lebih dari 67.000 anggota mitra usaha yang berasal dari 69 kota di Indonesia termasuk di Surabaya Raya yang mendapat respon positif dari mitra usaha GoFood di kota ini. KOMPAG juga telah memberikan lebih dari 100 tema pelatihan lewat sesi pelatihan reguler, Ngobrol Pintar bareng GoFood (NGOPI) Live melalui Facebook dan pertemuan Temu KOMPAG. Menyesuaikan keadaan selama pandemi, sesi pelatihan reguler KOMPAG diadakan secara online dan diikuti rata-rata 2.000 peserta per sesi atau naik 20 kali lipat dari jumlah anggota yang hadir ke pertemuan fisik di masing-masing kota.

Mengusung semangat gotong royong kuat, KOMPAG juga memfasilitasi terbentuknya komunitas tingkat kota, seperti di Bandung, Depok, Semarang dan Surabaya Raya yang aktif menggalang bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi, membuktikan bahwa relasi di KOMPAG telah melampaui hubungan profesional.

Untuk memberikan informasi terkini terkait kegiatan KOMPAG di Surabaya, diadakan Temu Media Virtual yang diselenggarakan pada Jumat (18/12) dan dihadiri oleh Michael Reza Say – Vice President Regional Corporate Affairs Gojek, Faradilla Rahma Sari – Direktur RISED (Research Institute Socio Economic Development) dan Adhi Setyo Priyoso -mitra usaha GoFood, pemilik Nasi Uduk Betawi Surabaya.

Michael Reza Say, VP Regional Corporate Affairs Gojek mengapresiasi mitra UMKM GoFood yang telah berjuang bersama melakukan adaptasi bisnis di tengah pandemi dan tak hentinya berinovasi untuk tetap menjadi andalan pelanggan GoFood.

“Mendukung mitra usaha GoFood dengan pembekalan seluk-beluk berbisnis kuliner online serta berjejaring dengan sesama pelaku UMKM merupakan latar belakang berdirinya Kompag dan merupakan salah satu komitmen Gojek dan GoFood yang terus berupaya menjadi growth partner terbaik mitra usaha kami”.

“Setahun bersama, kami bangga akan pencapaian para mitra usaha GoFood yang telah banyak belajar dan berkembang dari tema pelatihan yang dibagikan Kompag, terlebih selama pandemi, ketika kita semua harus terus bangkit dan beradaptasi. Kami harap, Kompag dapat terus menjadi sarana edukasi dan berjejaring andalan para mitra usaha GoFood, serta menebar dampak sosial yang lebih luas ke depannya”, jelas Michael.

Selama pandemi, tema pelatihan Kompag disesuaikan sehingga dapat menjawab kebutuhan para mitra UMKM, baik untuk meningkatkan transaksi dengan solusi dari ekosistem Gojek serta tips dan trik dari para praktisi untuk mengembangkan usaha dengan strategi pemasaran yang kreatif.

Selain itu, GoFood secara rutin membagikan insights berbasis data untuk menginspirasi mitra UMKM-nya berinovasi dan meningkatkan transaksi. Misalnya, seperti yang Michael sampaikan di kesempatan kali ini, Makanan Siap Masak (ready to cook) diprediksi masih menjadi andalan pelanggan terbukti lewat data pertumbuhan 25% permintaan menu item ini pada bulan Oktober dibandingkan saat pertama kali diluncurkan di bulan Mei 2020 ini.

Adhi Setyo Priyoso, pemilik Nasi Uduk Betawi Surabaya, mengatakan “Sejak awal saya bergabung di Kompag, saya merasakan banyak manfaat dari komunitas ini. Manfaat Kompag semakin saya rasakan khususnya di masa pandemi yang kita ketahui merupakan masa yang menantang bagi para pelaku UMKM. Di komunitas ini saya mendapatkan semangat dan optimisme hasil dari pembekalan ilmu berupa pelatihan seputar pengembangan bisnis dan kesempatan berbagi pengalaman dengan sesama mitra usaha GoFood. Apa yang saya terima ini semoga dapat dinikmati juga oleh mitra usaha GoFood lainnya, untuk itu saya mengajak lebih banyak lagi mitra usaha GoFood untuk bergabung di Kompag.”

Disisi lain, Faradilla Rahma Sari,Direktur Research Institute of Socio Economic Development (RISED) sekaligus pengamat UMKM menegaskan Komunitas berperan sangat penting dalam pengembangan UMKM karena jejaring yang terjalin tidak hanya sebatas komunikasi bisnis saja tetapi juga dukungan moral. Disini akan muncul ide, inovasi, dan eksekusi. Satu komunitas bisa saling support.

“Yang dilakukan GoFood melalui wadah edukasi dan berjejaring bernama Kompag ini sudah sangat tepat dan semakin melengkapi dukungan menyeluruh GoFood untuk mitra usaha, yang mencakup dukungan teknologi dan non-teknologi,” tandasnya.[rea/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar