Ekbis

Kirim Barang Tak Perlu Ada Kontak Langsung dengan Ojol

Surabaya (beritajatim.com) – Bahaya Virus Corona tak hanya mengintai pekerja di kantoran, tetapi juga para mitra ojek online. Demi melindungi drivernya, Grab memperkenalkan pemesanan tanpa kontak di antara kedua pihak.

Dimana Pelanggan GrabFood dan GrabExpress dapat mengikuti panduan pemesanan tanpa kontak yang tersedia dalam aplikasi atau dengan mengikuti tiga langkah mudah berikut :

Informasikan mitra pengantaran untuk meletakkan pesanan di luar pintu atau lokasi tertentu seperti resepsionis gedung jika diizinkan oleh manajemen gedung yang bersangkutan; Mitra pengantaran akan memberitahu pelanggan saat mereka telah tiba di lokasi pengantaran, meletakkan pesanan di tempat yang telah ditentukan dan menunggu pelanggan untuk mengambil pesanan dimana mereka akan berdiri setidaknya 2 meter dari pesanan tersebut; Grab sangat menyarankan pelanggan untuk memilih pembayaran non-tunai.

Jika penggunaan uang tunai tidak dapat dihindari, pelanggan dapat meletakkan uang tersebut di dalam amplop dan menaruhnya di tempat pesanan yang telah ditentukan sebelumnya.

Grab juga mengimplementasikan langkah pencegahan tambahan di seluruh gerai GrabKitchen di Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Medan. Seluruh staf GrabKitchen termasuk staf mitra merchant akan dicek suhu tubuhnya setiap hari sebelum mulai bekerja.

Seluruh mitra pengantaran akan dicek suhu tubuhnya sebelum mengambil pesanan pelanggan. Seluruh mitra merchant akan memastikan bahwa semua pesanan makanan telah dibungkus dengan benar sebelum diserahkan kepada mitra pengantaran dengan kontak seminimum mungkin.

“Seluruh rangkaian Mitra Pengemudi, pengantaran, merchant dan karyawan Grab Indonesia bersatu untuk melawan musuh bersama yakni pandemi virus. Kita berupaya untuk menyebarkan nilai-nilai positif, membangun keteguhan dan memberdayakan masyarakat Indonesia saat masyarakat bergotong royong untuk meratakan kurva pandemi,” ungkap Neneng Goenadi, Managing Director, Grab Indonesia.

“Kami sangat bersyukur para Mitra pengemudi, pengantaran dan merchant, telah menjadi pahlawan yang membantu keseharian kita, yang terus melayani masyarakat Indonesia pada masa yang penuh cobaan ini. Kami telah menempatkan berbagai upaya pencegahan tambahan serta paket dukungan untuk melindungi kesehatan, kesejahteraan dan keberlangsungan hidup mereka,” tambah Neneng.

Sejak dimulainya wabah penyebaran virus COVID-19 pada Desember 2019, Grab Indonesia telah memonitor situasi dan mempersiapkan seluruh pemangku kepentingan Grab pada respon kami terhadap COVID-19. Grab menempatkan kesehatan dan keselamatan pelanggan, Mitra Pengemudi dan merchant sebagai prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional. Melalui upaya jaga jarak sosial yang aman dan efektif, kemitraan dari segi teknologi dan inisiatif edukasi, Grab telah menerapkan langkah-langkah tegas untuk membatasi penyebaran virus di Indonesia.

Di masa yang tidak pasti ini, lanjutnya, sebagai aplikasi serba bisa di Indonesia, Grab memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh lini layanan berjalan dengan resiko yang lebih minim bagi semua pelanggan dan lini mitra yang kami layani dan dukung dalam platform Grab.

Sebagai langkah perlindungan bagi pelanggan dan mitra pengantaran, GrabFood juga berharap dapat segera bekerja sama dengan Kementerian dan badan pemerintahan terkait untuk mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan tambahan tersebut ke para pelaku industri makanan dan minuman demi keberlangsungan bisnis industri makanan dan minuman dan keamanan masyarakat dalam jangka panjang.

Sebagai contoh, Grab telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam industri makanan dan minuman untuk meningkatkan standar kebersihan mulai dari tahap penyiapan makanan hingga proses pengantaran.

Grab juga telah melakukan edukasi tentang pentingnya kebersihan makanan dan menyusun pedoman baru kepada para mitra merchant untuk mendorong penggunaan jaring rambut, masker bedah dan sarung tangan ketika menyiapkan hidangan, serta mencuci tangan secara teratur selama 20 detik dan melakukan penyemprotan desinfektan ke bidang kerja mereka secara teratur sebelum dan sesudah mempersiapkan makanan.

“Mitra pengantaran juga dihimbau untuk mencuci tangan mereka secara teratur, membersihkan tas GrabFood mereka secara berkala dengan cairan desinfektan, dan menerapkan metode pengantaran tanpa kontak setiap waktu,” kata Neneng.

Perang melawan COVID-19 akan berlangsung selama beberapa waktu kedepan. GrabFood berkomitmen untuk membantu para mitra merchant melewati masa-masa penuh tantangan ini, dan akan bekerja sama dengan mereka dalam memanfaatkan saluran-saluran online untuk mendorong transaksi.

Sebagai permulaan, mitra merchant dapat mendaftarkan diri untuk mengaktifkan fitur Ambil Sendiri, yang memungkinkan pelanggan untuk memesan makanan dan minuman lewat aplikasi, dan mengambil sendiri pesanan mereka ketika sudah siap, tanpa harus mengantre. Fitur ini merupakan alternatif untuk meminimalisir kontak menyusul anjuran pembatasan sosial.

Dengan semakin banyaknya bisnis yang mengimplementasikan kebijakan untuk bekerja dari rumah, dan semakin banyak masyarakat Indonesia yang berdiam di rumah, Grab memperluas jaringan GrabExpress melalui kerja sama dengan Ninja Xpress.

Pelanggan dapat menggunakan layanan pengiriman on-demand Ninja Xpress di aplikasi Grab dengan jangkauan pengiriman dari Jabodetabek menuju Bali, Sumatra, Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua dengan tarif yang terjangkau. [rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar