Ekbis

Khofifah Terima Keluhan Daging Gelonggong dari Pedagang Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Salah seorang pedagang di Pasar Pahing Kota Kediri mengadu kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tentang peredaran daging gelonggongan. Aduan tersebut disampaikan saat Khofifah melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional tersebut, Jumat (3/5/2019).

Salah satu pedagang daging mengaku saat ini, pihaknya cukup resah dengan keberadaan daging gelonggongan yang cenderung berair itu. Ia mendapatkannya dari pengepul, yang tercampur dengan daging sehat.

Menurutnya ini cukup merugikan, untuk dirinya serta konsumen. Namun, ia pun terpaksa menjualnya agar tak terlalu merugi, dengan menjelaskannya terlebih dulu pada masyarakat.

“Saya sebagai pengecer sangat dirugikan, termasuk konsumen,” keluh Supriyono, yang langsung disampaikan pada Khofifah dan Mas Abu, panggilan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar sembari menunjukkan kondisi daging gelonggongan.

Khofifah memperhatikan keluhan tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat di Kota Kediri untuk waspada keberadaan daging gelonggongan yang berbahaya bagi kesehatan, jika dikonsumsi, pada momentum menjelang ramadan.

Untuk ciri-ciri daging gelonggongan ini menurut dia ditandai dengan daging yang lebih banyak mengandung air, baunya juga kurang khas seperti bau sapi biasanya. Pedagang tertentu akan menjualnya dengan tidak digantung (agar air tak menetes).

Menanggapi keluhan ini, Mas Abu mengatakan akan menindak lanjutinya dengan berkoordinasi bersama kepolisian. “Saya akan tindak lanjuti dengan kepolisian,” jawab Mas Abu

Penggelonggongan daging ini selain merusak jaringan dari sapi tersebut, juga akan mempercepat kerusakan kualitas daging dimana berat daging akan lebih bertambah dengan bertambahnya berat air sendiri.

Akan lebih berbahaya jika air yang dicampur lebih kotor. Ini akan lebih membahayakan akibat kuman yang berasal dari organ pencernaan Sapi berupa bakteri E. Colli. Masyarakat yang mengkonsumsi akan menjadi sakit dengan ditandai gejala diare. Sementara itu, saat ini harga daging cenderung stabil, di angka Rp 80 – 100 ribu perkilogram. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar