Ekbis

Kementan Berharap P4S Lahirkan Petani Milenial

Kepala Puslatan Bustanul Arifin Caya (baju batik) didampingi Wabup Sumarmbah saat membuka expo dalam jambore P4S se-Jatim

Jombang (beritajatim.com) – Jambore P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya) se-Jatim yang digelar selama tiga hari di Bale Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian (Kementan). Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Kementan RI Bustanul Arifin Caya, saat membuka expo P4S, Rabu (26/2/2020).

Bustanul menjelaskan, pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan jambore P4S se-Jatim tersebut. Dari situ Bustanul berharap akal lahir pengusaha-pengusaha muda dan petani-petani milenial. Sehingga mereka bisa menjadi penggerak bagi pembangunan pertanian.

Bustanul juga mengatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan perkembangan P4S. Termasuk memberikan pendampingan dan fasilitasi bagi P4S agar terus mengembangkan lembaga tersebut. “Tentu saja kita juga memberikan penghargaan kepada teman-teman P4S yang berprestasi,” kata Bustanul.

Lebih lanjut, Bustanul menambahkan, jambore P4S se-Jatim yang digelar di Jombang bisa menjadi contoh bagi provinsi lain. Hal itu menunjukkan bahwa forum komunikasi P4S di Jatim sudah berjalan dengan bagus. Baik itu antar kabupaten maupun di tingkat internal.

“Gerakan seperti ini bisa memberikan spirit yang luar biasa. Apalagi mendapatkan dukungan dari pemkab setempat. Di forum tersebut P4S bisa saling belajar dan saling memberi informasi. Ini bisa dijadikan contoh daerah lain,” ujarnya menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Puslatan yang didampingi Wakil Bupati Jombang Sumrambah menggunting pita sebagai tanda dibukanya expo hasil pertanian. Selanjutnya, mereka berkeliling melihat lapak-lapak hasil pertanian yang dipamerkan oleh P4S se-Jatim.

Kepala Puslatan Bustanul Arifin Caya (tengah) menunjukkan beras organik yang diekspor ke Australia dan Amerika

Saat berada di stan milik P4S Sirtanio Banyuwangi, Bustanul melihat beras merah, beras putih dan beras coklat organik yang dikemas secara khusus. Kepala Puslatan lantas Bustanul memberikan apresiasi. Karena komoditas tersebut sudah berhasil memenuhi kebutuhan pasar luar negeri. “Beras-beras ini sudah diekspor ke Australia dan Amerika. Ini sangat bagus,” katanya memuji.

Sementara itu, seksi acara jambore P4S se-Jatim Ismail Fahmi menjelaskan, kegiatan tersebut digelar mulai 25 hingga 27 Februari 2020. Sebanyak 134 P4S ikut dalam acara itu. Selama tiga hari, para peserta mengikuti berbagai rangkaian acara.

“Banyak sekali acaranya. Ada workshop P4S, expo hasil pertanian, gelar teknologi, sosialisasi portal P4S dan e-learning,” ujar Ketua P4S Sedulur Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, yang sekaligus menjadi tuan rumah. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar