Ekbis

Kemenparekraf Bantu 1.435 Balasa ke Pelaku Wisata dan Ekonomi di Gresik-Lamongan

Gresik (beritajatim.com) – Imbas adanya pandemi Covid-19 yang belum berakhir menyebabkan semua sektor tergerus oleh virus ini. Salah satu sektor yang turut terpukul adalah pelaku wisata dan pelaku ekonomi kreatif.

Untuk meringankan di dua sektor tersebut. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf-Baperekraf) memberikan bantuan 1.435 beras dan lauk pauk siap saja atau Balasa ke pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Gresik dan Lamongan.

Bantuan tersebut langsung diberikan oleh Kemenparekraf/Baperekraf melalui anggota Komisi X DPR RI, Prof Zainuddin Maliki. “Bantuan ini sasarannya ke pelaku wisata dan ekonomi kreatif yang terdampak Covid-19,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/07/2020).

Mantan anggota Dewan Pakar di masa Gubernur Jatim Soekarwo itu juga menuturkan, dampak pandemi Covid-19 memang sangat memukul sekali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Untuk itu, sebagai stimulusnya ada bantuan yang nanti diharapkan kedua sektor ini menggeliat lagi. Sebab, dari arahan Presiden Jokowi meminta ada pemulihan pariwisata di masa new normal.

“Semula di masa new normal ini, Kemenparekraf-Baperekraf akan membuka destinasi wisata. Namun, saya menyarankan jangan dulu. Sebab, di daerah ada yang masuk zona merah, dan kuning terkait penyeberan covid. Untuk zona hijau silahkan saja asal menerapkan protokol kesehatan,” papar Zainuddin Maliki.

Dirnya juga mencontohkan Wisata Setigi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik sebenarnya sudah diperkenalkan dibuka secara normal. Namun, Kabupaten Gresik masih masuk zona merah. Kondisi tersebut masih belum diberi lampu hijau. Artinya, Wisata Setigi masih dibuka secara terbatas.

“Meski dibuka terbatas saya menyarankan pihak pengelolah menyiapkan tempat berkemur, tempat cuci tangan serta ada pengawas yang mengingatkan pengunjung,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini baru ada beberapa destinasi wisata di tanah air yang terus dikaji yang akan beroperasi secara penuh di masa new normal. Destinasi wisata itu, antara lain Danau Toba, Borobudur, Labuhan Bajo, dan Raja Ampat. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar