Ekbis

Kemarau, Petani di Ponorogo Harus Waspadai Serangan Hama Wereng

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dipertahankan Ponorogo, Medi Susanto(foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Memasuki musim kemarau, petani di Ponorogo harus waspada terhadap serangan hama wereng. Sebab, biasanya hama wereng ini menyerang setiap musim kemarau. Maka dari itu, para petani harus lebih peka dalam mengantisipasinya. Jika sudah ada lima wereng di batang bawah tanaman padi, maka waktunya untuk dilakukan pemberantasan.

“Petani harus mengecek sampai bawah tanaman padi mereka. Tahun-tahun genap biasanya serangan hama tersebut cukup tinggi,” kata Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dipertahankan Ponorogo, Medi Susanto, Senin (3/8/2020).

Medi menyebut Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) mendapatkan laporan sawah yang terserang wereng tersebut. Yakni sawah yang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Balong, Sukorejo dan Sampung. Meskipun ada serangan, tapi kondisinya masih belum gawat. Tetapi juga harus cepat ditangani, supaya tidak merambat luas. “Hama wereng bisa menjadi ancaman. Makanya petani juga harus jeli melihat tanamannya sendiri,” katanya.

Medi menyebut pihaknya dalam waktu dekat akan membantu pengendalian organisme pengganggu tanaman itu. Petani juga diminta untuk cermat dalam mengawasi, apakah lahannya tersebut terserang oleh hama atau tidak. Jangan hanya memastikannya air mengalir ke sawah saja. Pengamatan yang jeli akan menekan potensi penyebaran hama tersebut. “Kalau sudah diserang, harus segara dilakukan pengendalian. Penyemprotannya pun harus benar, yakni dari bawah tanaman bukan dari atasnya,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar