Ekbis

Kejar Target Penerimaan, DJP Kanwil II Jatim Tambah Satu KPP Madya di Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil II Jawa Timur menambah satu KPP Madya di Gresik untuk mengejar target penerimaan tahun 2021. Adanya tambahan itu, total saat ini KPP Madya yang bernaung di DJP Kanwil II Jatim berjumlah 18 unit.

Kepala DJP Kanwil II Jawa Timur Lusiani menuturkan, tahun ini penerimaan pajak dipatok sebesar Rp 22 triliun. Angka tersebut naik dibanding tahun lalu sebesar Rp 19 triliun. Dengan tambahan KPP Madya itu, potensi pajak yang belum digali bisa dioptimalkan.

“Potensi penerimaan pajak di Gresik masih sangat besar. Sebab, sebelumnya para wajib pajak yang sudah terdata mengurus laporan pajaknya di Sidoarjo. Namun, adanya tambahan KPP Madya ini tujuannya mengoptimalkan pelayanan,” tuturnya di Gresik, Kamis (17/06/2021).

Lebih lanjut Lusiani mengatakan, kendati ditengah pandemi Covid-19. Pihaknya terus meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak. Langkah ini diambil karena salah sumber pendapatan negara terbesar berasal dari sektor perpajakan.

“Pandemi Covid-19 kapan berakhir, kita belum tahu. Tapi kami terus menyesuaikan membantu masyarakat terhadap wajib pajak. Malahan sebelumnya ada relaksasi, atau semacam insentif baik itu pada PPnBM otomotif maupun PPh. Kedua instrument itu, tidak membebani malah masyarakat justru sebaliknya meringankan,” katanya.

Kepala KPP Madya Gresik, Abdul Gani mengatakan, dibentuknya kantor KPP ini berdasarkan Dirjen Pajak yang tujuannya mensinergikan pelayanan terhadap wajib pajak. Tidak hanya di Kabupaten Gresik tapi juga diperuntukkan bagi kabupaten lain.

“Tambahan KPP Madya ini juga sebagai strategi meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Pasalnya, kami juga merubah stigma yang dulunya mengejar wajib pajak dengan kontraversi kini dirubah menjadi kolaborasi,” ungkapnya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) yang hadir di KPP Madya Gresik menyatakan pemkab siap bersinergi dengan beroperasi KPP Madya yang baru.

“Kami siap terbuka dan bersinergi. Mudah-mudahan adanya tambahan KPP ini bisa meningkatan kepatuhan para wajib pajak meski ditengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar