Ekbis

Keberadaan JIIPE Diharapkan Bisa Tampung Tenaga Kerja Warga Jatim

Gresik (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan keberadaan Java Industrial Integreted Port and Estate (JIIPE), yang berada di daerah Manyar, Gresik, diharapkan bisa menampung tenaga kerja warga Jawa Timur. Baik itu lulusan SMK, maupun SMA.

“Ada 3.000 hektare lahan yang diperuntukkan buat industri di kawasan JIIPE, dan hal itu bagian dari yang penting. Pasalnya, 39,4 persen pertumbuhan ekonomi di Jatim di-support dari sektor industri,” ujarnya saat mengunjungi kawasan JIIPE, Kamis (22/08/2019).

Menurut Khofifah, dengan adanya kawasan industri JIIPE juga diharapkan bisa menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jawa Timur. Hal ini karena tingkat kelulusan SMK maupun SMA masih banyak. Karena itu, lulusan dari dua sekolah itu tinggal di-match saja mengingat skill-nya masih bisa diandalkan.

“Saya mendengar perusahaan peleburan tembaga Freeport Indonesia yang memiliki smelter segera membangun kawasannya di JIIPE. Ada 100 hektare lahan yang sudah disiapkan,” paparnya.

Ia menambahkan, kawasan industri yang terintegrasi dan sudah berjalan secara penuh. Baru ada di Morowali Sulawesi Tengah. Dari situ sudah tergambarkan bagaimana satu kawasan industri yang sudah terintegrasi. Mirip dengan kawasan industri seperti di JIIPE.

“Nantinya kawasan itu dikonsep seperti di Morowali Sulawesi Tengah. Satu kawasan ada industri, port, dan estate,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai pengelolahan limbah dalam satu kawasan industri. Dijelaskan Khofifah, terkait dengan itu dirinya tidak khawatir. Sebaliknya, dalam kawasan itu malah mudah mengontrolnya.

“Tidak mungkin di satu kawasan industri terintegrasi membuang limbahnya ke laut. Malah mengontrolnya lebih mudah dan terkonsep,” imbuhnya.

Sementara Dirut Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelolah JIIPE, Bambang Soetiono menyatakan saat ini okupansi di perusahaannya mencapai 80 persen. Selain Freeport Indonesia juga ada beberapa investor yang menanamkan investasinya di JIIPE. Misalnya, industri plat baja, elektronik yang sudah dalam tahap close deal.

“Khusus Freeport Indonesia mereka sudah deal dan akan membangun proyeknya di lahan seluas 100 hektar. Sementara perusahaan ternama lainnya sudah penjajakan,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar