Ekbis

Kebahagiaan di Harbolnas, Belanja di e-Commerce Kirimnya Lewat JNE

Salah satu pelanggan JNE menunjukan bukti belanja pada momen hari belanja nasional 12 Desember 2020 lalu.

Malang (beritajatim.com) – Di tengah pandemi Covid-19 kebutuhan masyarakat akan layanan jasa pengiriman ternyata semakin tinggi. Terutama pada Hari Belanja Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember lalu cukup menarik antusias masyarakat.

Sejalan dengan e-commerce, layanan jasa pengiriman dan logistik seperti PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) juga mengalami peningkatan transaksi.

“Total kiriman 12.12 di tahun 2020 mengalami peningkatan 15 sampai 20 persen bila dibandingkan dengan total kiriman 12.12 di tahun sebelumnya. Kebutuhan masyarakat akan layanan jasa pengiriman ternyata semakin tinggi di era pandemi. Peningkatan signifikan berasal dari pengiriman transaksi e-commerce domestik,” kata Vice President of Marketing JNE, Eri Palgunadi, Sabtu, (26/12/2020).

Adanya pembatasan penerbangan in-out luar negeri menyebabkan kiriman crossborder menurun tajam. Beruntungnya, harbolnas tahun ini terjadi peningkatan pengiriman transaksi e-commerce. Jumlah transaksi dibandingkan tahun lalu memang tumbuh, tetapi daya beli masyarakat masih rendah di tengah pandemi. Yang bisa mereka lakukan untuk menjaga kepercayaan pelanggan adalah memberikan layanan prima.

“Kita belum tahu kapan virus akan berakhir, daya beli masayarakat juga berkurang. Yang bisa kita lakukan adalah kita harus tetap optimis dan siap memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. dan tetap menjalankan protokol Covid-19 di semua jajaran dalam menjalankan Operasional perusahaan,” tambah Eri.

Trend saat ini basis pengiriman barang langsung ke konsumen atau masyarakat meningkat. JNE sebagai salah satu perusahaan pengiriman dan logistik terbesar di Indonesia terus mengembangkan berbagai hal yang dapat memenuhi kebutuhan pengiriman customer.

Mulai dari meningkatkan kualitas produk layanan atau fasilitas seperti COD, e-payment atau cashless, friendly logistic, Pesona (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara), COD, hingga mendorong jual-beli online, seperti diskon ongkir, cashback, dan yang lainnya.

“Meningkatnya kebutuhan pengiriman masyarakat karena pandemi ini juga merupakan tantangan, sehingga JNE terus menjalankan pengembangan dan pembangunan sesuai rencana. Seperti pembangunan mega hub yang terus berjalan serta jaringan mau pun infrastruktur lainnya agar dapat terus menangani kapasitas pengiriman yang bertambah,” tutur Eri.

Eri mengatakan, JNE terus mendukung kemajuan ekosistem, terutama ekosistem e-commerce dimana JNE memegang peranan penting sebagai salah satu pilar, yaitu logistik. Dalam catatan mereka, JNE mengalami peningkatan pertumbuhan kiriman 20 hingga 30 persen setiap tahunnya sejak booming e-commerce di tahun 2010 hingga saat ini.

“JNE terus melakukan digital transformation di berbagai bidang, mulai dari berbagai hal untuk meningkatkan kinerja internal, sampai dengan pengembangan produk layanan mau pun fasilitas untuk customer. Yang harus kita bangun adalah optimisme dan kesiapsiagaan tetap memberikan pelayanan prima. Masalah pandemi atau kesehatan ini yang harus kita pulihkan dahulu. Selama kondisi trend terdampak Covid-19 belum bisa dipulihkan kondisinya tetap tidak bisa diprediksi akurat,” kata Eri.

Sementara itu, salah satu pelanggan JNE Izzatin Nisa warga Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur mengaku harbolnas merupakan momen yang ditunggu untuk berbelanja. Setelah berselancar di e-commerce dengan memilih sejumlah kebutuhan. Pilihan pengiriman jatuh pada JNE. Alasannya adalah nama besar dan kepercayaan, sehingga memilih jasa pengiriman JNE.

“Saya pakai JNE karena selama ini paling sering beli terus kirimnya lewat JNE. Terus kantor cabangnya untuk di Malang itu kan banyak, selain beli saya kalau kirim juga lewat JNE,” ujar Izzatin Nisa.

Selain itu, kebahagiaan lain yang dirasakan Izzatin Nisa adalah mendapatkan gratis ongkir saat belanja lewat salah satu aplikasi e-commerce. Dia hanya membayar Rp100 untuk transaksi pembelian itu. Barang yang dia beli berasal dari China. Layanan pengiriman dan logistik yang mengirim hingga depan pintu rumah adalah JNE.

“Selama ini tidak pernah komplain dengan layanan dari JNE. Ya bahagia, saya dapat gratis ongkir belinya di China dan yang mengirim JNE. Kurir datang ke rumah mengetuk pintu sampai dibuka. Dengan ramah kurir memberikan barang kepada saya,” kata Izzatin Nisa. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar