Ekbis

Kapur Pertanian Kebomas Diminati Negara Brunei Darussalam

Gresik (beritajatim.com) – Kapur pertanian (Kaptan) Kebomas, Gresik diminati negara Brunei Darussalam. Produksi asal CV Ahimsa Bangkit Utama (ABU) itu sukses mengekspor 9.000 kilogram kapur pertanian ke negara tersebut.

“Tahap awal ini kami mengirimkan Kaptan Kebomas ke mitra kami di Brunai Darussalam sebanyak 9.000 kilogram. Ekspor ini adalah rekor, karena menjadi penjualan perdana bagi produk Kaptan Kebomas di pasar global, termasuk bagi Petrokimia Gresik,” ujar Martin Purnama Sidi, Dirut CV ABU saat di Gresik, Sabtu (11/07/2020).

Kaptan Kebomas dibutuhkan untuk memenuhi program intensifikasi budidaya tanaman padi dengan potensi lahan 200 hektare di Brunei Darussalam.

“Mitra kami yang menjadi importir adalah YAZ & WYN Enterprise. Kaptan Kebomas diangkut oleh Navios Verde,” tutur Martin Purnama.

Ia menambahkan, pihaknya memilih Kaptan Kebomas karena brand-nya sudah kuat dan populer karena didukung corporate dari Petrokimia Gresik. Terlebih lagi, dengan jaminan stok yang lebih baik dibandingkan produk lain seperti dolomit.

“Kaptan Kebomas adalah kapur pertanian yang cukup populer, dengan nama besar Petrokimia Gresik saya menjadi mudah menawarkan produk tersebut kepada mitra saya di negara Brunei Darussalam,” imbuhnya.

Dirimya meyakini, penjualan Kaptan Kebomas ke negara ‘Petro Dollar’ itu bakal berlanjut. Apalagi mayoritas tanah di Brunai Darussalam yang merupakan satu bagian daratan dengan Pulau Kalimantan adalah lahan gambut.

“Saya yakin akan ada lebih banyak Kaptan Kebomas yang kami ekspor untuk menetralisasi kemasaman tanah pada lahan pertanian yang ada di Brunei Darussalam,” ungkap Martin.

Martin pun menerangkan, dalam budidaya pertanian pupuk memang sarana produksi yang wajib diaplikasikan untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, untuk panen yang optimal juga dibutuhkan sarana pembenah tanah sehingga penyerapan pupuk oleh tanaman bisa maksimal, seperti kapur pertanian yang berfungsi untuk menetralkan pH tanah.

Martin menjelaskan, Kaptan Kebomas memiliki kandungan kapur atau kalsium karbonat (CaCo3) yang cukup tinggi yaitu lebih dari 85% sehingga dapat membantu menetralkan kondisi kemasaman tanah lebih baik dibandingkan produk kapur pertanian merek lain yang rata-rata memiliki kandungan kapur lebih rendah. Meskipun merupakan produk non-subsidi, Kaptan Kebomas memiliki harga yang cukup terjangkau. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar