Ekbis

Kapal Selam Made In Indonesia Sukses Uji Coba di Banyuwangi

Kapal Selam Alugoro buatan PT PAL Indonesia (persero) saat sandar di pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Selasa (21/1/2020). (Lanal Banyuwangi)

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kapal selam karya anak bangsa Alugoro menjalani tahapan Nominal Diving Depth (NDD) di Perairan Utara Pulau Bali. NDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) Kapal Selam Alugoro.

“Tahapan NDD dinyatakan berhasil, Kapal Selam Alugoro berhasil menyelam hingga kedalaman 250 meter. Memang kita uji coba di sini karena membutuhkan kedalaman tertentu. Ini merupakan bagian yang paling kritikal dan krusial dalam sebuah kapal selam,” jelas Kepala Divisi Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro saat gala dinner di Hotel Ketapang Indah, Senin (20/1/2020) malam.

Satriyo menyebut, tahapan NDD ini sangat penting karena setelah berhasil dilaksanakan dapat disimpulkan 90 persen proses pembangunan kapal selam telah berhasil. “Selanjutnya akan ada pengetesan maximum diving dept di kedalaman mencapai 300 meter. Dan kita telah melakukan survey di perairan yang cocok untuk uji coba itu di Laut Pulau Jawa dan Utara Bali, kebetulan untuk sandar yang cocok itu di dermaga Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi,” katanya.

Pemilihan lokasi sandar ini tidak terlepas dari sarana dan prasarana penunjang. Termasuk dari segi keamanan yang didukung penuh oleh Pangkalan TNI AL Banyuwangi. “Dekat dengan Lanal Banyuwangi, Pelindo, termasuk kesiapan sumber daya listrik dan lain-lain. Kita akan lakukan tes pengujian kapal di Banyuwangi ini sampai bulan Juni. Diharapkan nanti sampai akhir tahapan pengujian dapat berhasil dan sukses,” ujarnya.

Director Shipbuilding PT PAL Indonesia Turitan Indaryo mengatakan, kapal selam ketiga dari Batch Pertama kerjasama antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) dapat berhasil dan sukses. Keberhasilan pembangunan Kapal Selam Alugoro menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam.

“Jadi ini bukan kita membeli tapi membangun kapal selam. Ini sebagai wujud kemadirian industri pertahanan Indonesia. Kapal selam tersebut sepenuhnya dibangun di Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero). Dalam pengerjaan joint section PT PAL Indonesia (Persero) berhasil menyelesaikan dengan predikat zero defect. Launching atau peluncuran serta pemberian nama kapal dilakukan pada 11 April 2019 di Dermaga Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero),” jelasnya.

Setelah nantinya sukses Kapal Selam Alugoro menjalani berbagai proses pengujian seperti Harbour Acceptance Test (HAT) dan Sea Acceptance Test (SAT). Rencananya, kapal tersebut akan diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan untuk digunakan oleh TNI AL pada Desember 2020.

Tahapan NDD Kapal Selam Alugoro ditinjau langsung oleh Kadislaikmatal Laksma Rachmad Hartoyo, Project Officer Kemhan Laksma Listiyanto yang didampingi oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh dan Executive Vice President DSME Su Joon Yoo. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar