Iklan Banner Sukun
Ekbis

Kadin Surabaya Dan Pengusaha Gelar Vaksin Untuk 10 Ribu Orang

Surabaya (beritajatim.com) – Sedikitnya 10 ribu vaksin disediakan oleh panitia Vaksinasi Merdeka Covid-19 Pelaku Usaha yang bekerjasama Pemkot Surabaya. Kegiatan yang semula akan digelar pada Agustus lalu ini sempat tertunda akibat ketersediaan vaksin.

Namun saat vaksin sudah tersedia Kadin Surabaya bersama sejumlah pelaku usaha langsung menggelar kegiatan vaksinasi massal ini di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (4/9/2021).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pun ikut memantau jalannya vaksinasi massal untuk para pekerja dan masyarakat umum itu. Terlihat Eri juga datang bersama mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan yang juga ikut melakukan vaksin ke 2 bersama ribuan pekerja dan masyarakat ini.

Sebanyak 10.000 dosis vaksin disiapkan untuk mendorong kekebalan komunal serta percepatan pergerakan ekonomi kota pahlawan. Selain itu, gerebek vaksin bagi pelaku usaha ini juga bertujuan agar para pelaku usaha leluasa melakukan aktifitas ekonomi menyusul adanya sertifikat vaksin menjadi syarat ketika berkegiatan.

Vaksinasi kali ini cukup memanjakan peserta vaksin. Dimana peserta yang sudah divaksin akan mendapatkan souvenir cantik dari JD.ID dan es krim Campina gratis di pintu keluar.

Menurut, Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi, mengatakan target utama pelaksanaan vaksinasi ini adalah pengusaha, karyawan dan keluarganya yang bekerja di Surabaya.

“Dalam penanganan pandemi ini pemerintah butuh kolaborasi semua pihak. Dan kami pengusaha punya tanggung jawab untuk bahu membahu mensukseskan program herd imunity ini agar segera tuntas,” jelas Andi, panggilan akrab Ali Affandi.

Hal yang sama juga diungkap oleh Sagita Melati, Corporate Secretary PT Campina Ice Cream Industry Tbk, yang mendorong seluruh karyawannya yang belum di vaksin untuk ikut vaksinasi massal di Jatim Expo. Kini sudah 85 persen karyawan Campina sudah melakukan vaksin kedua.

“Kami bekerjasama dengan Kadin Surabaya dalam menyediakan 10 ribu pax es krim Campina sebagai mood boster bagi peserta vaksin. Dengan masifnya vaksin di masyarakat ekonomi bisa segera pulih,” tutur Sagita.

Secara bisnis sendiri Campina sendiri sudah mulai menunjukkan recovery rate yang cukup baik. Sebab kenaikan penjualan sudah 10 persen dibanding saat pandemi melanda di Indonesia yakni 2020 lalu.[rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar