Ekbis

JNE Ajak UMKM Malang Siap Hadapi Era Ekonomi Digital

Diskusi UMKM lokal Malang ke era ekonomi digital.

Malang (beritajatim.com) – Jasa pengiriman barang JNE menggelar JNE Kopiwriting untuk membawa UMKM lokal Malang ke era ekonomi digital. Pelaku UMKM di Kota Malang diajak berdiskusi tentang pengembangan bisnis yang sedang ditekuni.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang, Tri Widyani Pangestuti, mengatakan, tingginya angka UMKM di Kota Malang telah mendapat perhatian khusus dari Pemkot Malang. Sehingga para pelaku usaha diajak untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produk mereka sendiri.

“Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang memiliki program yang sudah berjalan yaitu klinik bisnis. Program ini ditujukan untuk pelaku UMKM agar siap menghadapi era digitalisasi dengan cara memberikan solusi serta pendampingan lanjutan dari pelatihan-pelatihan berbasis digital,” kata Tri, Rabu, (11/9/2019).

Kepala Cabang JNE Malang, Windhu Abiworo menyebut Kota Malang terkenal memiliki keindahan dan keasrian alamnya sehingga dinobatkan sebagai kota pariwisata di Jawa Timur. Statusnya sebagai kota pariwisata didukung oleh berbagai fasilitas antara lain pusat hiburan, kuliner, seni dan budaya, serta pernak-pernik khas Malang.

Hal itulah yang dijadikan peluang bagi pengusaha usaha mikro kecil menengah (UMKM). JNE Malang pun memiliki inovasi yang dihadirkan untuk membantu pelaku UKM untuk berkembang. JNE Malang saat ini memiliki program Rumah UMKM yang bekerja sama dengan beberapa dinas pemerintahan
Kota Malang.

“Ini untuk pemberian materi, pelatihan, coaching clinic berupa branding, packaging, dan digital marketing. Juga untuk mendukung pelaku UMKM agar semakin berkembang di era ekonomi digital,” ujar Windhu Abiworo.

Sementara itu, salah satu pengusaha kuliner asal Malang, Pemilik Kopi Jago Dias Satria mengatakan, teknologi digital membantunya dalam banyak hal, mulai dari point of sales hingga marketing. Dia pun mulai mendapat hasil dari berbisnisnya setelah memanfaatkan pemasaran digital.

“Era ini menuntut saya untuk dinamis mengikuti perkembangan zaman. Begitu pula dengan para pelaku usaha lain untuk selalu update pengetahuan mengenai bisnis karena selera pasar pun akan selalu berubah,”  tandas Dias.  [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar