Ekbis

Jika Tagih Cicilan, Bupati Lumajang Akan Cabut Izin Koperasi

Lumajang (beritajatim.com) – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq akan memberikan sanksi dengan mencabut izin koperasi nakal yang nekat menagih cicilan pinjaman pada anggotnya. Pasalnya, dirinya sudah meminta secara resmi untuk memunda penagihan cicilan hingga bulan Desember.

“Silakan lakukan RAT, jika ada keberatan menunda penarikan cicilan hingga Desember,” kata Cak Thoriq pada wartawan di lobi ruang kerjanya di Kantor Pemkab, Kamis (16/4/2020).

Masih kata dia, jika ada oknum pengurusan koperasi melakukan penagihan cicilan tanpa dilakukan Rapat Anggota dianggap bagian pelanggaran. Karena tidak mencerminkan cara kerja Koperasi.

“Bilan ada penangihan tanpa RAT, jelas itu ada rentenir berbalut dalam bisnis Koperasi,” ungkapnya.

Bupati akan meminta ke Kepala Dinas Koperasi dan UMKM untuk melakukan pemantauan terhadap kerja usaha simpan pinjam. Jika ada pengaduan dan temuan, bisa dilaporkan ke dirinya dan dilakukan pencabutan izin.

“Jika tidak berhenti, kami meminta polisi untuk menindak dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Bupati mengaku banyak mendapat laporan dari masyarakat mengenai tindakan penagihan cicilan oleh oknum koperasi pada masyarakat yang sekarang terdampak ekonomi oleh covid.

“Saya tidak main-main dengan kebijakan dan keputusan ini,” pungkasnya. [har/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar