Ekbis

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam di Mojokerto Naik

Pedagang ayam di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang satu hari lebaran, harga daging ayam di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto naik. Jika sebelumnya, harga ayam di kisaran Rp20 ribu per kilogram, saat ini naik dua kali lipat yakni Rp40 ribu per kilogram.

“Sengaja beli untuk persiapan lebaran besok. Saya hanya beli setengah kilogram, harganya Rp20 ribu. Sebelumnya harganya tidak sampai Rp30 ribu per kilogram,” ungkap salah satu pembeli, Ningsih, Sabtu (23/5/2020).

Hal tersebut dibenarkan penjual daging ayam, Arifin (58). Warga Kabupaten Jombang yang sudah berjualan daging ayam di pasar tradisional terbesar di Kota Mojokerto sejak 35 tahun ini mengaku, harga daging ayam naik sejak seminggu lalu.

“Naik drastis, seminggu yang lalu masih Rp20 ribu per kilogram. Saat ini harganya Rp36 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram. Tiap hari harga daging ayam naik. Ini dari Semarang, Jawa Tengah karena stok di sini tidak ada. Mungkin naik karena itu dan jelang lebaran,” katanya.

Masih kata Arifin, naiknya harga daging ayam membuat penjualan turun draktis sejak dua bulan ini. Beberapa bulan ini harganya turun karena tidak laku, pabrik besar di Surabaya tutup karena Covid-19 sehingga kandang tidak mengeluarkan ayam. Nah, hal itulah yang membuat harga anjlok.

“Tapi sejak seminggu lalu harganya naik. Biasanya ambil di Mojokerto dan Jombang tapi sekarang ambil ke Jawa Tengah, paling dekat ambil di Tulungagung. Biasanya sehari habis 5 kwintal sampai 1 ton, tapi sekarang tidak sampai separuhnya,” ujarnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar