Ekbis

Jelang Idul Adha, Permintaan Jasa Penyembelihan di Surabaya Meningkat

Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang Idul Adha, jasa penyembelihan hewan kurban di Surabaya mengalami peningkatan pesanan. Salah satu pemilik jasa penyembelihan hewan kurban Jelidro Slauhterman, Majid Hariadi (46) warga Jelidro, Kecamatan Sambikerep, Surabaya mengatakan permintaan jasanya meningkat cukup tinggi, apalagi saat ini di Surabaya sedang PPKM Darurat. “Meningkat pesat mas, permintaan hari H membludak, beda dengan tahun yang lalu,” katanya kepada beritajatim.com, Rabu (7/7/2021).

Menurutnya, permohonan jagal hewan kurban di tahun ini relatif tidak berubah dibandingkan tahun lalu meskipun dalam keadaan di tengah wabah COVID-19. Pasalnya, hal ini berhubungan dengan ibadah umat muslim. “Hari H tim saya menyembelih sapi sedikitnya 34 ekor di 7 titik, itu belum dihitung pesanan saat hari tasyrik,” ceritanya

Dia mengaku ragu saat PPKM darurat untuk mendatangkan bantuan penyembelih dari luar kota, dan saat ini masih dalam pertimbangan. Mengingat permintaan penyembelihan yang cukup tinggi. “Biasanya beberapa kawan pengen kumpul bantu-bantu waktu hari tasyrik, tapi biasanya menjelang hari H banyak masjid tidak boleh ditempatin karena pandemi COVID-19 ini,” jelasnya.

Dia juga telah menyiapkan tempat tertutup untuk penyembelihan hingga pelayanan packing dan pengantaran yang harus steril untuk mengantisipasi COVID-19. “Kita sudah siapkan tempat tertutup, untuk mengantisipasi COVID-19, jadi dipastikan steril,” katanya.

Penikmat jasanya ada banyak, mulai masjid atau mushala, lembaga/yayasan, instansi dan perorangan. Untuk menggunakan jasa penyembelihannya, ia mematok harga beragam.

Harga jasa paket per ekor sapi atau kerbau mulai Rp 900 ribu sampai Rp 1.8 juta. Sedangkan jasa paket per ekor domba atau kambing mulai Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu. “Tergantung paketnya, paling murah untuk sapi paket sembelih dan belah 4 (karkas besar) sedangkan yang paket 1.8 juta itu pakey sembelih dan sudah dipotongi kemasan 1-2 kg, siap dibagikan,” ujarnya.

Dia pun memastikan, jasa penyembelihan dan pembolengan dilakukan oleh tenaga profesional yang sudah bersertifikan. Selain itu, dipastikan sudah memenuhi standart protokol kesehatan. “Khusus eksekutor penyembelih 90% sudah tersertifikasi BNSP,” tandasnya.(asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar