Ekbis

Jelang Idul Adha, Kambing Jenis Domba di Mojokerto Diburu

M Rizal Firmansyah saat memberi makanan kambing di kadang miliknya yang terletak di belakang rumah.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Jelang Hari Raya Idul Qurban, salah satu peternak kambing Rizal Firmansyah mengaku sudah ada permintaan untuk hewan kurban sejak enam bulan lalu. Kambing jenis domba menjadi pilihan sejumlah yayasan lantaran harganya yang relatif lebih murah.

Warga Dusun Balong Lombok RT 03 RW 09, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ini mengaku, berternak kambing jenis domba untuk memenuhi kebutuhan warung sate. Saat Hari Raya Idul Qurban juga melayani permintaan, namun lebih banyak yayasan yang menjadi konsumennya.

 

“Saya sebenarnya lebih untuk mencukupi kebutuhan warung sate kambing, meski pandemi aqiqah masih banyak permintaan. Warung sate di Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya dan Solo. Kalau Idul Adha, enam bulan sebelumnya sudah ada permintaan,” ungkapnya, Rabu (30/6/2021).

 

Menurut pemuda 23 tahun ini, untuk Idul Adha konsumen yang datang lebih banyak yayasan karena harga yang relatif lebih mudah. Yakni mulai harga Rp1,5 juta sampai Rp4 juta, sementara untuk kambing jenis lainnya harga masih di atas Rp2 juta.

M Rizal Firmansyah saat memberi makanan kambing di kadang miliknya yang terletak di belakang rumah.

“Yayasan luar Mojokerto yang banyak kesini. Solo, Jogja banyak. Satu orang bisa pesan sampai 80 ekor. Ada yang kebutuhan yayasan juga sampai 200 ekor. Ini masih ada 95 ekor di kandang untuk Idul Adha, untuk masyarakat sekitar, omzet hingga saat ini untuk Idul Adha Rp50 juta sampai Rp100 juta,” katanya.

Sementara anak tunggal pasangan Samiadi dan Suja’iya ini mengaku, untuk permintaan dari warung sate salam sebulan antara 90 eko sampai 200 ekor. Permintaan paling banyak yakni dari sejumlah warung sate di Solo dan Sidoarjo. Setiap hari antara 10 ekor sampai 20 ekor. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar