Ekbis

Jasa Penukaran Uang Receh Mulai Berjejeran di Lamongan

Lamongan (beritajatim.com) — Meski bulan puasa Ramadan baru berjalan sepekan, namun jasa penukaran uang pecahan baru untuk lebaran sudah mulai marak. Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Kota Kabupaten Lamongan, para penyedia jasa tampak berjejer dan menawarkan uang pecahan tersebut kepada para pengguna jalan yang sedang melintas.

Bairi (30), salah seorang penyedia jasa uang mengaku telah buka penukaran uang sejak hari kedua bulan Ramadan. Hal ini ia lakukan agar hasilnya tidak seperti Ramadan tahun sebelumnya.

“Saya buka sejak hari kedua Ramadan kemarin mas, biasanya memang pertengahan Ramadan, tetapi kini mulai buka lebih awal, biar hasilnya tidak seperti tahun lalu,” ungkap Bairi, Senin (19/04/2021).

Bisri menyediakan pecahan Rp.2000, Rp.5000, Rp.10 ribu dan Rp.20 ribu yang tertata rapi di sebuah wadahnya yang berbentuk kotak. Ia mengutip 10 persen dari nilai uang yang ditukarkan.

“Kami potong 10 persen untuk jasa tukarnya, semisal orang mau tukar Rp. 100 ribu uang lama, kami potong dan kami kasih orang tersebut Rp. 90 ribu,” jelasnya.

Rupanya, Bairi juga menyediakan uang pecahan baru Rp. 75 ribu, yang jarang disediakan oleh penyedia jasa tukar lainnya. “Termasuk kami sediakan pecahan uang baru Rp. 75 ribu, kami tukarkan Rp. 85 ribu, ya kami dapat dari bos kami mas, kalau tukar sendiri di bank tidak boleh,” tuturnya.

Bairi bercerita, bahwa jasa tukar uang yang ditekuni bersama dua temannya tersebut, bukanlah pekerjaan yang kecil, untuk memulai nyatanya tidak sedikit modalnya. Ia dipaksa merogoh kocek dalam-dalam. Ada tahapan penambahan modal di tiap tahunnya. “Kotornya bisa ratusan juta, dulu modal awal ini sedikitnya 60 juta yang kami keluarkan,” tukasnya.

Ia berharap, usahanya ini semakin ramai jelang mendekati lebaran, sehingga ia mendapat keuntungan yang lumayan besar. [kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar