Ekbis

Jaga Kualitas Tanaman Cabai Lewat Hilirisasi Lahan

Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP), Kabupaten Malang menerapkan program dari Kementerian Pertanian (Kemantan) dengan Program Hilirisasi Lahan Tanaman Cabe Merah.

Malang (beritajatim.com) – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP), Kabupaten Malang menerapkan program dari Kementerian Pertanian (Kemantan) dengan Program Hilirisasi Lahan Tanaman Cabe Merah.

Hilirisasi tanaman ini, agar petani dapat memantau kualitas cabe merah dengan maksimal.

Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Budiar mengatakan, saat ini di Kabupaten Malang sudah dijalankan di wilayah Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Poncokusumo tersebut.

“Program Hilirisasi sudah kami terapkan di beberapa Kecamatan, dan kami pun terus melakukan pengawasan terhadap semua proses masa tanam agar mendapat hasil panen yang bagus. Selain itu, kami juga mendorong petani cabe untuk membuat insektisida hayati yang ramah terhadap tanaman cabe,” ungkap Budiar, Jumat (8/3/2019.

Kata Budiar, pemberian insektisida hayati pada tanaman cabe merah akan menghasilkan cabe yang bagus. Karena insektisida hayati ini berasal dari ekstrak tumbuh-tumbuhan, sehingga secara otomatis hasil cabenya higienis dan layak konsumsi.

“Untuk itu petani kita dorong untuk menggunakan insektisida hayati, karena selain aman bagi tanaman juga lebih murah dari segi biaya yang harus dikeluarkan petani,” paparnya.

Budiar melanjutkan, pihaknya siap memberikan pelatihan kepada petani khususnya petani cabe untuk membuat sendiri insektisida hayati. Hal itu supaya lebih efisiensi, dan mendorong petani untuk menjadikan koperasi di wilayahnya masing-masing melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Tujuan untuk membuat koperasi itu, yang tak lain untuk menyelaraskan harga pasar, agar harga cabe merah tidak anjlok. Dan nantinya pemasaran melalui koperasi juga dilakukan dengan secara online, agar bisa menjangkau di seluruh wilayah,” tandasnya. (yog/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar