Ekbis

Investor Lirik Usaha di Perkebunan Kopi Dilem Wilis Trenggalek

Trenggalek (beritajatim.com) – Kabupaten Trenggalek memang mempunyai potensi wisata heritage pabrik kopi peninggalan Belanda dilengkapi perkebunan kopi seluas lebih dari 200 Ha. Selain itu juga terdapat cengkeh maupun potensi susu sapi karena banyak peternakan sapi perah disana.

Berkunjung ke tempat ini, Hence Alfi Pongah dari PT Jakarta Tourisindo, BUMD DKI Jakarta yang bergerak sektor pariwisata melihat banyak peluang di tempat ini. “Terima kasih kami diberikan kesempatan untuk mengunjungi Perkebunan Kopi Van Dilem Wilis, di Kecamatan Bendungan,” ungkapnya.

Kesan pertama ini sangat unik dan spesifik, khususnya untuk pengembangan wisata. Tidak banyak perkebunan kopi yang bisa dikembangkan untuk wisata kebun kopi, dan langsung bisa menikmati olahan kopi itu sendiri.

Yang paling unik lagi dan bisa menjadi nilai jual, kebun kopi yang sudah ada sejak zaman Belanda 1928. “Kami tadi juga diajak dan melihat mesin pengupas biji kopi yang sudah ada sejak tahun 1929, kalau melihat dari mesinnya dan itu bisa beroperasi sampai sekarang,” kata Hence.

Menurut Hence Alfi, peluang investasi cukup banyak terutama dari aset akomodasi. Bahkan yang paling simpel bisa memberdayakan guest house di rumah-rumah penduduk, kalau ingin merasakan suasana desa. Yang mau private, mungkin bisa dikembangkan Glamping atau mungkin Bungalow di sekitar perkebunan kopi ini.

Karena suhunya lumayan, sejuk dan dingin pastinya. “Saya tidak suka kopi. Namun merasakan kopi di sini, rasanya beda dan ini potensi peluangnya cukup besar bila mau membuka kedai kopi di luar Trenggalek,” terang Hence.

Camat Bendungan, Nur Kholiq menyambut baik kedatangan para investor ke daerahannya. “Saya melihat ada sesuatu yang diharapkan dengan hadirnya para investor ke Dilem Wilis ini. Kami yakin investor itu berfikirnya bagaimana mencari keuntungan yang tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat di Trenggalek,” terangnya. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar